Rabu, Juli 24, 2024
No menu items!

Aipda Dian Wahindo Retno: Pentingnya Mencegah Stunting Demi Generasi Masa Depan Indonesia

Must Read
Radar Berita Indonesia | Aipda Dian Wahindo Retno Anggota Polsek Lubuk Begalung berkerja sama dengan ibu posyandu dan tim puskesmas melakukan kegiatan Dagozi (Go Hari Gizi). Berlokasi di RT.04/RW.11, Kelurahan Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, pada hari Rabu (10/7/2024) Pukul.09.00 WIB.

Dalam sambutannya, Aipda Dian Wahindo Retno menyampaikan secara definisi, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), yaitu sejak janin hingga anak usia 24 bulan.

Polri akan terus memberikan bantuan gizi kepada anak – anak di wilayahnya kegiatan ini akan terus di laksanakan demi tumbuh kembangnya anak indonesia menuju indonesia emas.

BACA JUGA  Yusri Latif: Uda Alkudri Calon Pemimpin Kota Padang Yang Punya Segudang Pengalaman

Polsek Lubuk Begalung membantu upaya pemerintah dalam mencegah terganggunya pertumbuhan anak atau stunting. Program pencegahan stunting salah satu prioritas polri.

Aipda Dian Wahindo Retno menekankan penanganan kekerdilan pada anak atau stunting harus secara komperhensif, terpadu dan mengoptimalkan peran multisektoral.

Seperti yang dilakukan oleh para Aipda Dian Wahindo Retno ini, mereka mendukung penuh program pemerintah dalam penanganan stunting di wilayah ini. Pencegahan stunting juga bagian dari tugas melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat secara luas, ujarannya.

BACA JUGA  Terbakar Api Cemburu, Istri Sayat Kelamin Suaminya Pakai Pisau

Ia mengatakan, percepatan stunting dibutuhkan kerja sama dari semua pihak dan dari berbagai sektor pembangunan. Program stunting merupakan program prioritas pemerintah karena dampaknya yang berkepanjangan.

Pemerintah harus memulai melakukan intervensi yang berkelanjutan dalam pencegahan dan penurunan angka prevalensi stunting di indonesia.

Stunting merupakan masalah yang seharusnya dapat dicegah, jika ada kepedulian dari semua pihak. Ia berharap edukasi dan pembinaan terkait stunting terus dilakukan.

BACA JUGA  Polda Jabar Resmi Tetapkan Habib Bahar bin Smith sebagai Tersangka Kasus Ujaran Kebencian

Hal tersebut harus dilakukan karena stunting menimbulkan kerugian berkepanjangan bagi kualitas generasi masa depan bangsa, sedangkan penanganan harus dilakukan secara paripurna dan memperkuat kerja sama seluruh sektor terkait.

Agar negara tidak perlu mengalami kerugian yang signifikan akibat dampak buruk stunting pada kesehatan dan ekonomi, polri telah menyiapkan fasilitas kesehatan untuk mendukung badan kependudukan dan keluarga berencana nasional menurunkan angka stunting, tuturnya Aipda Dian Wahindo Retno bapak asuh anak stunting se-Kota Padang.

Lebih lanjut, Aipda Dian Wahindo Retno juga menyampaikan Polsek Lubuk Begalung berkomitmen siap mendukung puskesmas Lubuk Begalung agar dapat mencapai target penurunan angka stunting dan program pencegahan stunting salah satu prioritas polri.

BACA JUGA  Perang Lawan Narkoba, Polda Metro Jaya Musnahkan Barang Bukti Narkotika Sebanyak 1,74 Ton

Sementara itu, Kepala Puskesmas Lubuk Begalung juga mengapresiasi Polsek Lubuk Begalung yang memberikan dukungan untuk menyiapkan SDM yang unggul di masa depan.

Bahwa fasilitas yang telah disiapkan Pukesmas Lubuk Begalung membantu upaya pemerintah dalam mencegah terganggunya pertumbuhan anak, atau stunting, pungkasnya.

Sumber: Ances Setiawan.
Editor: Dedi Prima.

Iklan

Latest News

Hendri Septa Ajak Kaum Muslim Sambut Muharram 1446 H dengan Peningkatan Takwa dan Keimanan

Lubeg, Radar Berita Indonesia | Bakal calon Wali Kota Padang H. Hendri Septa, B.Bus., MIB,. Datuak Alam Batuah sangat mengapresiasi...

Artikel Lain Yang Anda Suka