Rabu, Juli 24, 2024
No menu items!

Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kunjungi Posyandu Melati 3 Untuk Pantau Pencegahan Stunting di Padang

Must Read
Radar Berita Indonesia | Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Republik Indonesia Pribudiarta Nur Sitepu beserta rombongan melakukan kunjungan ke Posyandu Melati 3, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Republik Indonesia Pribudiarta Nur Sitepu menyebut, kunjungan ke Posyandu Melati 3 Kelurahan Limau Manis Selatan untuk melihat pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting di Kota Padang.

Dalam kunjungan tersebut pihaknya menyaksikan pelaksanaan pengukuran dan intervensi serentak pencegahan, penyerahan simbolis bantuan PMT dan berdialog dengan masyarakat.

BACA JUGA  Dua Minggu Buron, Pembunuhan Gadis Bercelana Doraemon Akhirnya Berhasil Ditangkap Polisi

Pribudiarta Nur Sitepu dalam sambutannya, menekankan pentingnya peran para ibu dalam mencegah stunting.

“Stunting kuncinya pada ibu, semua hanya membantu, kuncinya di masing-masing ibu, biar dibantu bagaimanapun, kalau ibunya tidak peduli pada anaknya, tidak akan berhasil,” ujar Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak RI di depan warga, pada hari Rabu (26/06/2024).

Selain itu, ia juga memantau ketersediaan antropometri dan penginputan hasil penimbangan ke aplikasi elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM).

BACA JUGA  Kapolri Tunjuk Irjen. Pol. Drs. Rusdi Hartono Jabat Kapolda Sumbar

“Sehingga diharapkan datanya akurat dan upaya dalam melakukan kegiatan intervensi serentak pencegahan stunting dapat optimal,” katanya saat memantau.

Deputi Bidang Pemenuhan Anak itu mengapresiasi dan memberikan dukungan kepada Pemerintah Kota Padang Melalui Dinkes Padang dan Dinas DP3AP2KB terhadap penyelenggaraan Posyandu.

“Harapannya, dukungan yang sudah diberikan semakin meningkatkan capaian gerakan intervensi serentak pencegahan stunting di Kota Padang,” harapnya.

BACA JUGA  Jakarta Fashion Week Siap Digelar Oktober Mendatang di Pondok Indah Mall III

Sementara itu, Pj Wali Kota Padang yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan dr Srikurnia Yati menerangkan, data balita yang sudah masuk di elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) sebanyak 58.186 balita.

“Alhamdulillah sampai hari ini kita sudah input sebanyak 92,99%. Harapan Kita sampai dengan akhir bulan Juni ini akan mencapai 95%,” harap Kadiskes.

“Untuk itu kita tidak hanya mengukur balita, tapi harus melakukan intervensi, apabila kita temui anak-anak yang stunting, langsung kita lakukan deteksi dini tumbuh kembang anak, kemudian apabila anaknya bermasalah, kita akan rujuk ke RSUD Rasidin,” tambah Srikurnia Yati.

BACA JUGA  Program Pemerintah Orang Papua Masuk Universitas UI, ITB, UGM, Undip, Unhas dan IPB Diterima Tanpa Tes

Hadir pada kegiatan tersebut, Asdep Pemenuhan Hak Anak Kesehatan dan Pendidikan Amurwani Dwi Lestariningsih, Tim Kemenkes RI, Kepala DP3AP2KB Provinsi Sumatera Barat, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Srikurnia Yati.

Selain itu juga hadir, Kepala DP3AP2KB Kota Padang Eri Sanjaya, Pimpinan OPD dilingkungan Pemko Padang, Camat Pauh, Forkopimca, CSR Semen Padang, Kader Posyandu serta para pemangku kepentingan lainnya.

Iklan

Latest News

Hendri Septa Ajak Kaum Muslim Sambut Muharram 1446 H dengan Peningkatan Takwa dan Keimanan

Lubeg, Radar Berita Indonesia | Bakal calon Wali Kota Padang H. Hendri Septa, B.Bus., MIB,. Datuak Alam Batuah sangat mengapresiasi...

Artikel Lain Yang Anda Suka