Dua Oknum Jurnalis Asal Jogyakarta Bawa Ganja 14 Kgs Ditangkap Ditresnarkoba Polda Sumsel

86
Radar BI, Palembang | Ditresnarkoba Polda Sumsel menggelar press rilis pemusnahan barang bukti narkotika jenis, sabu – sabu, ganja dan pil ekstasi hasil tangkapan mulai dari bulan November sampai Desember 2021 pada hari, Jum’at (21/01/2022).

Barang bukti yang di musnahkan oleh Ditrenarkoba Polda Sumsel berupa Sabu seberat 892,12 gram, ganja seberat 14,065 gram, dan pil ekstasi sebanyak 80 butir.

Ditrenarkoba Polda Sumsel juga berhasil menangkap 13 tersangka yang merupakan pengedar serta pemakai barang haram tersebut.

BACA JUGA  Kapolda Jambi Genjot Pencapaian Persentase Vaksinasi di Kabupaten Kerinci
BACA JUGA  Peringati HANI 2021, IPWL LRPPN BI Banyuwangi Gelar Lomba Agar Generasi Milenial Cerdas Hindari Narkoba

Ada yang menarik dari pemusnahan barang bukti hari ini, yaitu Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumsel menangkap dua pemuda oknum Jurnalis asal Yogyakarta yang membawa 14 kilogram lebih ganja kering dari Aceh.

Kedua tersangka berinisial CKP dan BSP, mereka ditangkap di Jalan Palembang Betung, Banyuasin saat sedang istirahat makan disalah satu ful bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) pada bulan Desember 2021 lalu.

Mirisnya kedua tersangka CKP dan BSP merupakan pemerhati ganja di Kota Yogyakarta. Tersangka BSP merupakan seorang jurnalis dan penulis salah satu komunitas di Yogyakarta.

BACA JUGA  Terjerat Kasus Korupsi, Jokowi Terima Syahrul Yasin Limpo di Istana Sekitar 1 Jam
BACA JUGA  Terselamatkan 10,1 Juta Jiwa, Polri Ungkap Peredaran 2,5 Ton Sabu Jaringan Internasional

Saat di wawancarai awak media, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes. Pol. Heri Istu Hariono, SSi mengatakan, ungkap kasus ganja seberat 14 kilogram yang dilakukan pihaknya adalah kasus yang sangat menonjol karena kedua pelakunya merupakan pemuda pemerhati ganja di Yogyakarta.

Bahkan tersangka BSP juga diketahui seorang jurnalis salah satu media online di Yogyakarta.

“Keduanya datang langsung dari Yogyakarta ke Aceh untuk mendapatkan ganja. Ganja itu dibawa ke Yogyakarta melalui jalur darat dengan menumpang mobil antar kota antar provinsi. Belum sampai di Yogyakarta mereka kami sergap,” ungkap Kombes Pol Heri Istu.

BACA JUGA  Jelang Hari Bhayangkara ke-75, Polri Gelar Baksos Serentak se-Indonesia
BACA JUGA  Kapolri Minta Polisi Tetap Melayani Masyarakat Seperti Biasa, Namun Waspadai Aksi Terorisme

Heri Istu juga menjelaskan, modus tersangka membawa ganja dengan menyimpannya di dalam tas ransel, sedangkan motifnya untuk di perjual belikan lagi nanti setiba di Yogyakarta.

“Untuk tersangka akan kita jerat dengan UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika, pasal 112 dan 114 dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun dan maksimal seumur hidup,” ujarnya.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu Hariono SSI menghimbau, narkoba mengancam semua profesi, mari jaga diri kita, keluarga kita dan lingkungan kita dari bahaya narkoba.

BACA JUGA  Polri Ingatkan Pengacara Tak Spekulasi Soal Kasus Tewas dan Luka Pada Brigadir J
BACA JUGA  Kasus Dugaan Hina Ibu Kota Negara, Mabes Polri Ambil Alih Kasus Edy Mulyadi

“Ayo keroyokan lawan narkoba,” tegasnya.(Suherman)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini