Selasa, Juli 16, 2024
No menu items!

Gelar Konvoi Dini Hari, 230 Pesilat Ini Diamankan Polres Blora

Must Read
Jateng, Radar BI | Dalam rangka pengesahan warga baru salah satu perguruan silat di wilayah kecamatan Cepu Kabupaten Blora, Polres Blora turunkan 300 lebih persamankan jalur pelaksanaan kegiatan, pada Senin (31/7/2023).

Kapolres Blora AKBP Agus Puryadi, S.H., S.I.K., M.Si dan Wakapolres Blora Kompol Riwayat Sosiyanto, S.H., M.Si, dan Pejabat Utama Polres juga bersinergi dengan TNI yang dipimpin oleh Komandan Yonif 410/Alugoro dan Komandan Kodim 0721/Blora.

Kegiatan pengamanan yang berjalan mulai dari pukul 17.00 WIB hari Minggu hingga pukul 09.00 WIB Senin selesai dengan aman dan kondusif tidak ada kendala yeng berarti.

BACA JUGA  Eks Caleg Edy Mulyadi Tak Hadiri Pemeriksaan, Bareskrim Polri Layangkan Panggilan Kedua

Kapolres Blora, mengamankan sebanyak 230 pemuda calon wisadawan yang melakukan euforia dengan tujuan memberikan selamat kepada anggota baru perguruan silat yang diwisuda pada kegiatan tersebut, dari 230 tersebut ada 5 perempuan dan 210 bukan warga Kabupaten Blora.

Para pemuda itu diamankan karena melakukan konvoi dengan kendaraan yang mengganggu aktivitas warga masyarakat yang saat ini menunjukkan waktu istirahat, adapun 110 kendaraan diamankan dan semua dilakukan tindak penilangan.

AKBP Agus Puryadi, mengatakan penilangan bervariasi, ada yang knalpot brong, kendaraan tidak standar, tidak bawa surat kendaraan dan juga tidak bawa SIM.

BACA JUGA  329 Konten Medsos Kena Teguran Virtual Police, Terbanyak di Twitter

“Kami lakukan pembinaan kepada para penggembira ini, kemudian identitas kami data menggunakan lembar AK 23 (lembaran yang biasa dipakai untuk sidik jari). Kemudian kita panggil kepala desa, orang tua, dan guru untuk menjemput mereka di Polsek Cepu”, tutur AKBP Agus Puryadi saat Doorstop di Mapolsek Cepu.

Selama kegiatan berjalan lancar, tidak ada kejadian apapun yang ada kita memberi pembinaan dan pelajaran supaya tidak mengganggu ketertiban Umum.

Iklan

Latest News

Sejarah Awal Mula dan Perkembangan RT/RW di Indonesia, Benarkah Warisan Jepang?

Radar Berita Indonesia | Masa penjajahan Jepang (1942-1945), pada masa pendudukan Jepang di Indonesia, pemerintah militer Jepang membentuk tonarigumi...

Artikel Lain Yang Anda Suka