Rabu, Juli 24, 2024
No menu items!

Kantor Bupati Pohuwato Dibakar Massa

Must Read
Pohuwato, Radar BI | PT Merdeka Copper Gold Tbk (Merdeka), selaku perusahaan induk dari PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) dan PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) yang mengelola Proyek Emas Pani (Pani Gold Project/PGP) menyayangkan tindak perusakan yang dilakukan oleh sekelompok orang terhadap fasilitas PGP dan kantor-kantor Pemerintah Pohuwato di Wilayah Marisa, Kabupaten Pohuwato – Propinsi Gorontalo, pada Kamis (21/09/2023) kemaren.

Kantor Bupati Pohuwato juga di rusak massa, tindakan anarkis membakar ini tidak hanya merugikan perusahaan tetapi juga fasilitas publik lainnya yang mengancam keberlanjutan operasi perusahaan dan keamanan masyarakat di kota Marisa dan sekitarnya.

Dalam siaran persnya, PT Merdeka menilai tindakan anarkistis tidak hanya merugikan perusahaan tetapi juga fasilitas publik lainnya yang mengancam keberlanjutan operasi perusahaan dan keamanan masyarakat di kota Marisa dan sekitarnya.

BACA JUGA  HUT Bhayangkara Indonesia ke-76, Walikota Binjai: Kinerja Polres Binjai Mengalami Peningkatan ke Arah yang Lebih Baik

Perusakan yang terjadi di PGP diawali dengan unjuk rasa oleh Forum Persatuan Ahli Waris Penambang Pohuwato yang melakukan kegiatan penambangan tanpa izin (PETI) di area operasi PGP agar dapat terus melakukan kegiatan yang tidak saja berbahaya bagi mereka sendiri tapi juga menyebabkan kerusakan lingkungan dan mengancam kesehatan masyarakat Marisa.

Menurut PT Merdeka sejak Desember 2022, Manajemen PGP telah melakukan musyawarah dengan kelompok PETI difasilitasi oleh Satgas yang terdiri dari Forkopimda Pohuwato, Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI), Aliansi Penambang, KUD Dharma Tani serta perwakilan PGP untuk menghimbau kelompok PETI agar meninggalkan kegiatan penambangan dimana PGP beroperasi. Sampai hari ini, PGP telah memberikan Tali Asih dan pilihan program alih profesi yang telah diterima oleh lebih dari 2.200 penambang.

BACA JUGA  Kapolri Tunjuk Komjen Agus Andrianto Jabat Kabareskrim Polri

Masih menurut siaran pers tersebut, PGP beroperasi berdasarkan Izin Usaha Pertambangan yang sudah dimiliki oleh PT PETS dan Kontrak Karya yang dimiliki oleh PT GSM, yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan operasi baik dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Kami sangat menyayangkan insiden ini dan mengecam tindakan anarkis yang dilakukan oleh oknum massa pendemo yang tidak bertanggung jawab yang mengakibatkan terjadinya kerusakan tidak saja aset dan fasilitas di area pioneer camp PGP tapi juga fasilitas publik seperti kantor Bupati Pohuwato, DPRD Pohuwato dan banyak lagi,” kata Presiden Direktur PT PETS dan PT GSM Boyke Poerbaya Abidin.

BACA JUGA  13 Khasiat Daun Kelor, Salah Satu Manfaat Meningkatkan Gairah Seksual

Sebelumnya sebanyak 650 personel gabungan Polda Gorontalo dan Polres Pohuwato dikerahkan untuk mengamankan demonstrasi dari massa penambang di Kabupaten Pohuwato.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Gorontalo Komisaris Besar Desmont Harjendro mengatakan Kapolda Gorontalo telah berada di Kabupaten Pohuwato.

Menurut Desmont Harjendro, massa demonstran telah merusak bangunan yang berada di perusahaan tambang di daerah tersebut.

BACA JUGA  Polisi Ringkus 2 Pelaku Pembunuhan Siswi SMP di Mojokerto

Menurut dia, jika ingin menyampaikan aspirasi hendaknya dilakukan dengan cara yang baik, jangan sampai merusak sarana dan prasarana.

Selain bangunan kantor perusahaan tambang yang rusak, kantor Bupati Pohuwato dibakar dan kantor DPRD dirusak oleh massa demonstran. Massa demonstran diketahui menuntut ganti rugi lahan tambang.

Iklan

Latest News

Hendri Septa Ajak Kaum Muslim Sambut Muharram 1446 H dengan Peningkatan Takwa dan Keimanan

Lubeg, Radar Berita Indonesia | Bakal calon Wali Kota Padang H. Hendri Septa, B.Bus., MIB,. Datuak Alam Batuah sangat mengapresiasi...

Artikel Lain Yang Anda Suka