Rabu, Juli 24, 2024
No menu items!

Kapolri Gandeng Menkeu Perbaiki Tata Kelola Ekspor Impor Untuk Cegah Korupsi

Must Read
Jakarta, Radar BI | Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menekankan pentingnya pencegahan korupsi di tata kelola dan pelayanan ekspor impor.

Hal tersebut disampaikan dalam Seminar Nasional dengan tema “Pencegahan Korupsi Dalam Tata Kelola & Pelayanan Ekspor Impor” yang diselenggarakan oleh Satgas Pencegahan Korupsi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Lobby Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, pada hari Kamis (14/9/2023).

Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengatakan, bahwa Indonesia perlu melakukan perbaikan terhadap indeks persepsi korupsi (IPK) yang beberapa waktu lalu telah dirilis oleh Transparency International.

BACA JUGA  Polda Sumut Musnahkan Barang Bukti Narkoba 7,2 Kgs

“Banyak hal tentunya harus kita perbaiki, namun ini menunjukan semangat bahwa Indonesia tentunya merespon baik terhadap hasil dari IPK tersebut dan kita semua seluruh kementerian lembaga termasuk Polri akan melakukan perbaikan-perbaikan terhadap temuan yang ada,” kata Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Kapolri juga menyampaikan, bahwa perbaikan IPK Indonesia akan mempengaruhi penilaian internasional terhadap kemudahan berusaha dari negara maju untuk terus menerus meningkatkan investasi.

Selain itu, perbaikan IPK juga akan membantu menjaga dan mengawal ekspor impor Indonesia di tengah fenomena barang yang banjir masuk ke Indonesia akibat dari konstelasi global.

BACA JUGA  HBN 2022, Penyalahgunaan Narkoba Meningkat 1,5% di Sumbar

“Sehingga di satu sisi kondisi industri di dalam negeri harus tetap bisa kita jaga, di sisi lain postur negara, postur APBN, kemudian potensi kebocoran dan juga income bagi negara baik dari sektor pajak atau PNBP dan sektor lain bisa kita perkuat sehingga pondasi Indonesia tetap kuat dan ke depan akan semakin baik,” kata Kapolri.

Hal tersebut disampaikan dalam Seminar Nasional dengan tema “Pencegahan Korupsi Dalam Tata Kelola & Pelayanan Ekspor Impor” yang diselenggarakan oleh Satgas Pencegahan Korupsi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Lobby Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, pada hari Kamis (14/9/2023).
Hal tersebut disampaikan dalam Seminar Nasional dengan tema “Pencegahan Korupsi Dalam Tata Kelola & Pelayanan Ekspor Impor” yang diselenggarakan oleh Satgas Pencegahan Korupsi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Lobby Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, pada hari Kamis (14/9/2023).

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik upaya dari Polri untuk mengadakan seminar nasional ini.

Menurutnya, seminar ini merupakan langkah penting untuk membahas secara lebih detail dan sistematis mengenai penyebab IPK Indonesia menurun dikaitkan dengan kegiatan ekonomi yang penting yaitu ekspor impor.

BACA JUGA  Cepat Tanggap, Kadis Dinsos Sumbar Salurkan Bantuan Logistik Warga Air Bangis di Padang

“Jadi saya berharap dari seminar ini kita akan perbaiki dan melihat semua aspek dari sisi tata kelola dan dari sisi daya saing Indonesia, karena ini sangat menentukan Indonesia untuk maju ke depan,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Menteri Keuangan juga menyampaikan apresiasi kepada Polri dan Satgas Pencegahan Korupsi Polri atas inisiatifnya untuk mengadakan seminar ini. Ia berharap, seminar ini dapat menghasilkan rekomendasi yang konkret untuk perbaikan tata kelola dan pelayanan ekspor impor di Indonesia.

“Kami di Kementerian Keuangan dari Inspektorat Jenderal, kemudian pajak, bea cukai, dan LNSW akan siap untuk melaksanakan kerja sama ini secara baik,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Iklan

Latest News

Hendri Septa Ajak Kaum Muslim Sambut Muharram 1446 H dengan Peningkatan Takwa dan Keimanan

Lubeg, Radar Berita Indonesia | Bakal calon Wali Kota Padang H. Hendri Septa, B.Bus., MIB,. Datuak Alam Batuah sangat mengapresiasi...

Artikel Lain Yang Anda Suka