Kamis, Juli 18, 2024
No menu items!

Penas Tani 2023, Bupati Eka Putra Mendapatkan Surprise 20 Kelompok Tani

Must Read
Batusangkar, Radar BI | Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE. MM hari ini mendapat surprise dari Kelompok Tani se Lintau Buo Utara, setidaknya ada 20 kelompok Tani dari Lintau Buo Utara pagi ini mendatangi Indojolito.

Informasi yang saya terima katanya Kelompok Tani ini mau berkunjung ke PENAS TANI tahun 2023 di Kota Padang dan sebagai Pimpinan Daerah dan selaku pribadi saya sangat apresiasi, ujarnya Eka Putra.

Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Kepala Dinas Pertanian Sri Mulyani dan Kabag Prokopim Dedi Tri Widono saat melepas keberangkatan 20 Kelompok Tani se Lintau Buo Utara untuk mengunjungi PENAS TANI tahun 2023, Selasa (13/6/2023) di halaman depan Gedung Indojolito Batusangkar.

BACA JUGA  Mantan Calon Wawako Palembang Ditangkap Ditreskrimsus Polda Sumsel, Ini Kasusnya

Bupati Eka Putra mengatakan, bagi kelompok Tani mengunjungi PENAS TANI sangat besar manfaat yang akan didapatkan karena disana ada banyak stand pameran dari kelompok tani se Indonesia.

Disitu banyak pelajaran yang bisa kita ambil sehingga ke depan pertanian kita semakin maju. Banyak juga teknologi – teknologi yang canggih untuk mengolah lahan pertanian kita yang bisa kita pelajari disana.

Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE. MM hari ini mendapat surprise dari Kelompok Tani se Lintau Buo Utara
Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE. MM hari ini mendapat surprise dari Kelompok Tani se Lintau Buo Utara

Nanti catat kesimpulannya dan disampaikan ke Dinas sehingga nanti kita bisa berikan pelatihan-pelatihan, ujar Bupati Eka Putra.

BACA JUGA  7 Cara Sederhana Menghilangkan Lendir di Tenggorokan dan Paru-paru Secara Alami

Sebagai contoh, kata Bupati Eka, ada stand dari provinsi Gorontalo yang terkenal dengan produksi jagung dan sudah ekspor ke luar negeri.

Apa kelebihan dan metode yang mereka pakai sehingga hasil panennya bagus, bibit apa yang dipakai atau pupuknya. Nanti dicatat semua, dan sampaikan ke Dinas Pertanian, itu contohnya.

Jadi pergi ke sana tidak sekedar jalan-jalan, namun ada hasil yang dibawa pulang, pungkasnya. (Prokopim/hp/nd).

Iklan

Latest News

Sejarah Awal Mula dan Perkembangan RT/RW di Indonesia, Benarkah Warisan Jepang?

Radar Berita Indonesia | Masa penjajahan Jepang (1942-1945), pada masa pendudukan Jepang di Indonesia, pemerintah militer Jepang membentuk tonarigumi...

Artikel Lain Yang Anda Suka