Posting Jalan Rusak di Facebook, Seorang Warga di Cilegon Dituntut Minta Maaf

110
Posting Jalan Rusak di Facebook, Seorang Warga di Cilegon Dituntut Minta Maaf
Postingan tukang cendol atas kecelakaan akibat jalan rusak di jalan Kedung Bulus, Kelurahan Ciwedus, Kota Cilegon. Warga justru diduga mendapatkan intimidasi. Video itu viral di media sosial hingga membuat warga mendatangi kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Cilegon untuk meminta penjelasan.

Video itu merekam seorang pedagang sekoteng yang mengalami kecelakaan di salah satu jalan rusak sehingga tukang sekuteng meninggal dunia.

Setelah unggahan itu viral di media sosial, dia mendapat intimidasi dari oknum tertentu dan membuat video yang berisi permintaan maaf terhadap Pemerintah Kota Cilegon.

Ketua DPRD Kota Cilegon Isro Mi’raj mengecam tindakan intimidasi tersebut. Menurut Isro, warga tersebut tidak memberikan pernyataan memojokkan pemerintah daerah terkait kecelakaan di jalan rusak itu. Isro menyebut intimidasi itu merupakan tindakan otoriter yang membungkam aspirasi warga Cilegon.

BACA JUGA  Polsek Kalidawir Berhasil Tangkap Pengedar Pil Double L di Tulungagung

“Ini kebutuhan pokok karena masyarakat sudah membayar pajak. Harusnya pemerintah memberikan fasilitas yang baik,” kata Isro, Kamis (11/8/2022).

Isro mengatakan, DPRD Kota Cilegon akan bertemu dengan warga yang mengunggah video tersebut untuk meminta maaf atas intimidasi yang dialami.

Politisi partai Golkar, itu menyebut. Jika warga yang ada di video itu benar diintimidasi. Pihaknya sangat menyayangkan selaku perwakilan rakyat. Menurut dia, warga memposting video kecelakaan tukang sekuteng di jalan rusak, itu karena spontan dan sebagai bentuk kritk kepada pemerintah.

BACA JUGA  Persiapan MotoGP, Mantan Panglima TNI Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto Tinjau Sirkuit Mandalika

“Mudah-mudahan dugaan itu salah, tetapi sampai dugaan itu benar. ya sangat miris sekali. Ketika ada warga menyampaikan keluh kesah, aspirasi yang disampaikan, jika infonya benar ada intimidasi sangat menyayangkan. Mau jadi apa Cilegon ini,” kata dia ditemui di ruang kerjanya.

Masih menurut Isro, melihat dari video permintaan maaf tersebut. Pihaknya melihat gastur tubuh dan psikologi, bahwa terdapat tekanan pada warga Kota Cilegon itu.

Berikut pernyataan warga dalam video yang diduga diintimidasi dan diunggah Ketua DPRD Kota Cilegon.

BACA JUGA  HUT Bhayangkara ke-76, Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya Gelar Vaksinasi Gratis Masyarakat Umum

Assalamualaikum. Saya Muhtar, mohon maaf yang sebesar-besarnya terkait video yang telah saya upload di Facebook pribadi saya. Video yang telah terjadinya kecelakaan tunggal pedagang sekuteng di jalan Kedung Bulus depan Alfamaret yang rusak.

Karena ketidaktahuan saya tentang pembangunan jalan tersebut yang sedang proses akan dibangun.

Saya sekali lagi mohon maaf kepada Bapak Wali Kota Cilegon dan pemerintah Kelurahan Ciwedus Kota Cilegon, tidak ada niat saya untuk memperkeruh situasi atas video yang saya upload dan membuat gaduh masyarakat sekitar.

Saya berjanji akan lebih hati-hati dalam bermedia sosial ini terima kasih, ucap warga dalam video tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini