Beranda INFO POLRI Narkoba Predikat No.1 di Sumut, M Taufik: Sicanang Basis Penyalahgunaan Narkoba Mengakibatkan...

Narkoba Predikat No.1 di Sumut, M Taufik: Sicanang Basis Penyalahgunaan Narkoba Mengakibatkan Kriminal Tinggi

Narkoba
Pelaksana program lembaga rehabilitasi pencegahan penyalahgunaan narkotika bhayangkara indonesia (LRPPN BI), M. Taufik didampingi Heru sebagai pelaksana program menyampaikan, permasalahan narkoba tidak kunjung habisnya dan kini sudah masuk predikat nomor 1 di Provinsi Sumatera Utara.

Layanan rehabilitasi sosial milik institusi penerima wajib lapor lembaga rehabilitasi pencegahan penyalahgunaan narkotika bhayangkara indonesia (LRRPN BI), melalui program Kementrian Sosial Republik Indonesia Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia.

Dalam asistensi program tersebut layanan IPWL LRPPN Bhayangkara Indonesia mengadakan program rehabilitasi terhadap masyarakat dengan metode therapy kelompok berbasis masyarakat, katanya.

M. Taufik menyampaikan, bentuk kepedulian sosial IPWL LRPPN BI membuat kelompok khusus terhadap korban penyalahguna narkoba, melalui tim penjangkau wilayah Belawan Sicanang, Blok Kandas, Belawan yang di koordinator Siti Rahma. Dimana wilayah Sicanang adalah basis atau tempatnya peredaran narkoba yang kuat kriminalitas.

Sehubungan hal itu, IPWL LRPPN Bhayangkara Indonesia mengadakan program asistensi sesuai dengan program dari Kementrian Sosial republik indonesia dengan metode theraphy kelompok berbasis masyarakat.

Dimana dalam program ini peserta yang antusia sebanyak 25 orang korban penyalahguna narkoba yang ingin pulih dan menjadi produktif serta kembali ke berfungsi sosialnya di masyarakat khusus nya di wilayah belawan dimana program ini dilakukan pertemuan satu Minggu 2 kali dengan memberikan edukasi dan pelatihan, pengenalan serta penguataan agama, ujarnya.

Sementara itu, Syamsul mengatakan dimana dalam program asistensi dari Kementrian Sosial Republik Indonesia dengan metode theraphy kelompok berbasis masyarakat ini sangat membantu kami.

Kementrian Sosial Republik Indonesia dengan metode theraphy.

Dengan program tersebut anak-anak berharap, adanya lapangan pekerjaan setelah mereka pulih dan tempat mereka untuk berkarya dalam pembudidaya ikan dan pembibitan serta kegiataan yang positif diwilayah Sicanang, agar kami tidak kembali memakai itu kenapa karena kurang nya lapangan pekerjaan serta kami pengangguran mengakibatkan terserumus dalam penyalahgunaan narkoba. tuturnya.

Kami butuh perhatian khusus untuk memberikan tempat atau wadah dan dukungan dalam program therapy rehabilitasi korban penyalahguna narkotika di wilayah sicanang ini. Perlu diketahui banyaknya korban penyalahguna narkoba diwilayah Sicanang Belawan, pungkasnya salah satu peserta klien Syamsul.

Facebook Comments

BACA JUGA  Imlek 2021 Tersedia Swab Gratis, Polda Metro Jaya Atur Strategi Atasi Kepadatan Lalin