Beranda DAERAH 279 Juta Data Nasabah Bocor, Dirut BPJS Kesehatan Mangkir Panggilan Bareskrim Polri

279 Juta Data Nasabah Bocor, Dirut BPJS Kesehatan Mangkir Panggilan Bareskrim Polri

Bocor
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen. Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si.
Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti tidak memenuhi panggilan Bareskrim Polri soal dugaan bocor 279 juta data pribadi warga negara Indonesia (WNI) hari ini. Ali diwakili oleh pejabat BPJS Kesehatan lainnya.

Pada hari ini, Polri meminta klarifikasi dari pejabat BPJS Kesehatan atas bocor data nasabah. Dalam hal ini yang menangani operasional dari pada teknologi informasi di BPJS Kesehatan, ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen. Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si, Senin (24/05/2021).

Karo Penmas Divisi Humas Polri menjelaskan, klarifikasi terhadap pejabat BPJS Kesehatan itu sudah dimulai sejak pukul 10.30 WIB tadi. Hanya saja, Brigjen. Pol. Drs. Rusdi Hartono enggan membeberkan identitas dari pejabat BPJS Kesehatan tersebut.

BACA JUGA  Bareskrim Polri Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 13,8 Kg Ganja Hingga 244 Kg Sabu

Klarifikasi sudah dimulai sejak 10.30 WIB dan sekarang masih berjalan. Mudah-mudahan dari klarifikasi ini. Polri banyak mendapatkan informasi yang tentunya akan sangat berguna dalam rangka menuntaskan kasus dugaan kebocoran data peserta BPJS Kesehatan, tuturnya.

Cukup untuk itu saja (identitas pejabat BPJS Kesehatan). Satu (yang diklarifikasi), dia orang yang bertanggung jawab terhadap operasional teknologi informasi di BPJS Kesehatan, sambung Rusdi.

Kemudian, Brigjen. Pol. Drs. Rusdi Hartono mengungkapkan Bareskrim juga akan mengusut siapa sosok yang memperjual belikan data itu. Selain itu, polisi masih mendalami seberapa banyak data pribadi WNI yang bocor.

BACA JUGA  Kontak Tembak TNI-Polri dengan KKB Terjadi di Intan Jaya, 1 Warga Meninggal Dunia

“Iya nanti akan dilihat yang memperjual belikan data-data seperti ini kan. Makanya nanti itu dari hasil klarifikasi ini. Dari BPJS Kesehatan akan bisa menjelaskan sebenarnya berapa data peserta yang bocor dari hasil klarifikasi pada hari ini,” imbuhnya.

Sumber: Divisi Humas Polri.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaJual Miras Oplosan Pria Asal Jakarta Diamankan Polresta Denpasar
Artikel berikutnyaKapolri Minta PT Freeport Aktif Berpartisipasi Membangun Papua