BerandaDPRD KOTAPesan Kebersamaan dan Doa Erianto di Rumah Duka Almarhumah Ramalius di Balai...

Pesan Kebersamaan dan Doa Erianto di Rumah Duka Almarhumah Ramalius di Balai Baru

Kuranji, Radar Berita Indonesia | Anggota DPRD Kota Padang, Erianto, didampingi oleh Dedi Azhari Malin Sampono, melayat ke rumah duka Almarhumah Ramalius, suku Guci, yang meninggal pada usia 45 tahun. Almarhumah meninggalkan seorang suami dan tiga anak.

Melayat berlangsung pada Jumat (20/12/2024) sekitar pukul 19.45 WIB, di rumah duka yang berlokasi di Balai Baru, RT.03/RW.07, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Almarhumah Ramalius menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 15.05 WIB di rumah sakit. Jenazah akan dimakamkan pada Sabtu (21/12/2024) siang di pandam kuburan kaum. Almarhumah juga merupakan tante dari Eby Juanda dan bagian dari keluarga Ninik Mamak Jafrizal.

Erianto menyampaikan Innalillahi wa innaillahi rajiuun. Kita datang dari Allah dan akan kembali kepada Allah. Kullu nafsin dzaikatul maut. Setiap yang bernyawa pasti akan mati. Dan itu sudah menjadi takdir Allah bagi setiap makhluk. Ini artinya bahwa kita tidak akan selamanya menghuni dunia fana ini.

Kematian adalah sebuah pelajaran atau pengingat bagi kita dan ada hikmah dibalik musibah kematian ini kalau kita tidak akan selamanya menempati dunia fana ini.

”Sebagaimana sabda Rasululullah Saw, “Wa kafa bil mawti wa idzho, yang artinya, cukuplah kematian itu sebagai pengingat. Ini dapat kita pahami bahwa kematian sebenarnya sudah cukup menjadi nasehat agar manusia selalu ingat dan beribadah kepada Allah SWT. Dan suatu saat nanti kita menghadap kepada-nya,” ucap Erianto saat di wawancara awak media Radar Berita Indonesia, pada Jum’at (20/12/2024) Malam.

Disamping itu, Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kota Padang ini juga mengatakan kedatangan seluruh hadirin dan melayat kerumah duka ini adalah menandakan persaudaraan sesama orang beriman.

Apalagi selama hidupnya almarhumah banyak berinteraksi dengan kita karena almarhumah dan juga kedatangan kita ini melepas kepergian beliau sebagai pertanda hubungan persaudaraan selaku orang mukmin.

”Innamal mu’minunna ihkwa. Sesungguhnya orang beriman itu bersaudara. Maka selaku orang beriman kita hadir dan melayat ke rumah duka ini untuk melepas terakhir kalinya saudara seiman kita, kerabat kita, sahabat kita ke peristirahatan terakhirnya” ucap Erianto.

Kepada keluarga almarhumah dan para ahli bait, Erianto juga berpesan agar senantiasa mendoakan almarhumah agar diampuni segala dosanya dan diterima segala amal ibadahnya oleh Allah SWT. Karena doa seorang anak yang shaleh adalah salah satu perkara yang tidak putus meski dia sudah meninggal.

”Putus lah segala amal ibadah anak cucu Adam itu kalau dia telah mati, kecuali tiga perkara. Sadaqah jahiriyah, ilmu yang bermanfaat dan doa 4 anak yang shaleh dan sholeha. Untuk itu kepada anak almarhumah doakanlah selalu orang tua kita agar Allah SWT menempatkan orang tua kita di sisi-Nya,” ujarnya Erianto Rajo Magek.

Terakhir, Erianto juga memohonkan kepada pelayat untuk memaafkan kesalahan alamrhumah semasa hidupnya. Yang namanya manusia tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan.

Untuk itu, agar lapang jalan almarhumah dalam menghadap sang pencipta, Erianto memohonkan agar memaafkan segala kesalahan almarhumah dan mendoakan semoga Allah SWT. mengampuni dosa-dosa almarhumah dan menerima amal ibadahnya, pungkasnya.

Penulis: Dedi Prima Maha Rajo Dirajo.

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read