BerandaOLAH RAGAIrwan Basir: Sepak Bola Usia Dini Bukan Sekadar Skor, Tapi Pembentukan Karakter...

Irwan Basir: Sepak Bola Usia Dini Bukan Sekadar Skor, Tapi Pembentukan Karakter Generasi Muda

Radar Berita Indonesia – Turnamen sepak bola tingkat Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kota Padang kembali menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, membangun karakter, sekaligus memperkuat kecintaan terhadap olahraga sepak bola.

Hal tersebut terlihat dalam pelaksanaan Milad MIN 6 Cup 2026, turnamen sepak bola kelompok usia 10 dan 12 tahun yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun MIN 6 Kota Padang. Kegiatan tersebut ditutup pada Kamis (13/8/2026) di Lapangan Bola Parak Jaring, Kelurahan Korong Gadang, Kota Padang.

Tokoh masyarakat Kota Padang, Irwan Basir Datuk Rajo Alam, SH., MM., turut menghadiri acara penutupan turnamen yang diikuti tim-tim SD/MI dari berbagai wilayah di Kota Padang tersebut.

Menurut Irwan Basir, penyelenggaraan turnamen usia dini tidak semata-mata berbicara mengenai kemenangan dan kekalahan. Lebih dari itu, kompetisi menjadi ruang pembinaan bagi anak-anak untuk mengenal disiplin, kerja sama, sportivitas dan tanggung jawab sejak usia dini.

Ia menilai sepak bola memiliki kekuatan besar dalam menggerakkan emosi masyarakat. Fanatisme terhadap klub maupun tim lokal dapat menjadi energi positif apabila diarahkan pada kecintaan terhadap olahraga dan dukungan yang sehat terhadap para pemain muda.

“Sepak bola bukan hanya soal skor dan hasil pertandingan. Ada cerita, perjuangan, kerja sama dan semangat yang dibangun di balik setiap pertandingan. Dari sinilah karakter anak-anak kita dapat dibentuk,” ujar Irwan Basir dalam via telepon selulernya, Kamis (13/8/2026) Malam.

Ia mengatakan, pembinaan olahraga di lingkungan sekolah perlu terus diperkuat melalui kegiatan ekstrakurikuler maupun kompetisi yang terarah. Menurutnya, olahraga dapat menjadi salah satu sarana penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki mental kuat, disiplin serta mampu menghargai orang lain.

“Didampingi kegiatan ekstrakurikuler, olahraga seperti sepak bola dapat membantu membentuk karakter generasi muda. Anak-anak belajar bagaimana bekerja dalam tim, menghormati lawan, menerima kemenangan maupun kekalahan, serta tetap menjaga sportivitas,” katanya.

Irwan Basir juga mengapresiasi pihak penyelenggara yang telah memberikan ruang bagi anak-anak SD/MI se-Kota Padang untuk menunjukkan kemampuan mereka di lapangan.

Menurutnya, turnamen seperti Milad MIN 6 Cup perlu dipertahankan dan dikembangkan secara berkelanjutan. Kompetisi usia dini dinilai penting sebagai bagian dari proses pencarian dan pembinaan bibit-bibit pesepak bola potensial di Kota Padang.

“Kalau pembinaan dilakukan sejak usia dini dan dilaksanakan secara berkelanjutan, kita berharap akan lahir pemain-pemain muda berbakat yang nantinya mampu membawa nama baik Kota Padang di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional,” tuturnya.

Ia berharap semangat kompetisi yang tumbuh dalam turnamen tersebut tidak berhenti setelah pertandingan berakhir. Para pemain muda diharapkan tetap mendapatkan pendampingan dari sekolah, orang tua, pelatih dan lingkungan sekitar agar perkembangan mereka berjalan secara positif.

Milad MIN 6 Cup 2026 sekaligus menjadi gambaran bahwa sepak bola usia dini memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut mempererat silaturahmi antarsekolah, menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga lokal dan memberikan pengalaman berharga bagi generasi muda Kota Padang.

Dengan pembinaan yang konsisten, semangat kompetisi yang sehat dan dukungan berbagai pihak, sepak bola usia dini di Kota Padang diharapkan terus berkembang serta mampu melahirkan generasi atlet yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga berkarakter, disiplin dan menjunjung tinggi sportivitas.

Penulisan: Dedi Prima Maha Rajo Dirajo.

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read