Beranda DAERAH Akibat Lemparan Batu, Muhammad Alfatin Lubis Alami Kerusakan Saraf

Akibat Lemparan Batu, Muhammad Alfatin Lubis Alami Kerusakan Saraf

Muhammad Alfatin Lubis terbaring di rumah sakit diduga dua orang pelaku dari tiga belas orang.
Radar BI | Muhammad Alfatin Lubis (berusia 9 tahun) kini terbaring di RSUD Aceh Tamiang. Akibat rasa sakit di kepalanya akibat lemparan batu oleh rekan bermainya dua minggu yang lalu di Kampung Suka Jadi, Dusun Lestari Dua Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (18/06/2022).

Pada hari kejadian tersebut Ibu korban korban yang bernama Fitria mengatakan, korban bersama adiknya yang bernama Muntakim Lubis bermain di seputaran jalan tepatnya di samping lapangan Batminton. Terjadi pembulian yang berakhir lemparan batu yang diduga dua orang pelaku dari tiga belas orang.

BACA JUGA  Polisi Selidiki Dugaan Human Trafficking Sebanyak 105 Pengungsi Rohingya di Aceh
BACA JUGA  Minimalisir Tindak Kejahatan dan Balap Liar, Kapolsek Sako Pimpin Lansung Giat Razia Stasioner

“Kepalanya dilempar batu sampai berjalanpun sempoyongan dan menabrak pohon sirsak,” ungkap Fitria sambil berlinang air mata.

Selanjutnya, malam itu juga Fitria membawa korban ke RSUD setempat agar mendapat pertolongan. Namun setelah dilakukan penanganan pihak RSUD menyarankan agar membuat laporan ke pihak polsek agar di lakukan visum.

Lanjut Fitria, sekembalinya saya dari Polsek di RSUD saya bertemu Weriono Kepala lorong (Keplor) Dusun Lestari dua Kampung Suka Jadi.

BACA JUGA  Pasar Tradisional Cigasong, Polres Majalengka Menjadi Sasaran Tingkatkan Vaksinasi
BACA JUGA  Kapolda Banten Pastikan Personil dan Peralatan Siap Untuk Hadapi Bencana Alam di Lebak

“Pak Keplor, ini anak saya di lempar batu sama dua dari tiga belas orang, gimana Pak Keplor? namun tidak di jawab,”jelas Fitria.

Ini sudah masuk kedua kalinya dan ini hari yang ke empat berbaring di RSUD Aceh Tamiang.

Hingga berita ini diterbitkan, Jurnalis Radar bhayangkara indonesia belum sempat mengkonfirmasi kepada pihak keluarga pelaku dan kasus ini belum ada penyelesaian secara kekeluargaan di tingkat Kampung. (SyamRBI)

Facebook Comments

Artikel sebelumyaPeduli Masyarakat, LRPPN BI Banyuwangi Gelar Bakti Sosial dan Pengobatan Gratis
Artikel berikutnyaH. Olih Solihin: Kita harus Bersatu, Solid dan Saling Mengisi Agar Radar BI Kabiro Kabupaten Cianjur Lebih Maju