BerandaRadar Berita IndonesiaPEMERINTAHDPRD Talaud Desak Pemerataan Pembangunan dan Efisiensi Belanja Daerah dalam RPJMD 2025-2029

DPRD Talaud Desak Pemerataan Pembangunan dan Efisiensi Belanja Daerah dalam RPJMD 2025-2029

Radar Berita Indonesia – DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud menyoroti isu krusial terkait pemerataan pembangunan dan efisiensi belanja daerah dalam pembahasan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Dalam rapat pembahasan tersebut, Muhamad S. Kofia, S.Sos, SH, anggota DPRD Talaud, menegaskan bahwa pembangunan di Talaud harus benar-benar menyentuh seluruh wilayah, terutama kecamatan dan pulau-pulau terluar seperti Tampan’Amma, Nanusa, dan Miangas.

Dalam kertas kerja yang ia sampaikan, Kofia menekankan lima poin penting. Pertama, ia menilai kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Amat sudah tidak layak dan perlu segera dibangun kembali demi masa depan anak-anak di wilayah tersebut.

Kedua, Kofia mendorong agar pembangunan jembatan penghubung di Desa Amat dijadikan prioritas utama pada tahun 2026. Infrastruktur ini diyakini akan memperlancar akses distribusi hasil pertanian masyarakat sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi warga.

Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya optimalisasi pendapatan per kapita masyarakat sebagai bagian dari strategi peningkatan kesejahteraan di Talaud.

Belanja Daerah Dinilai Membengkak, Melanggar Batas Undang-Undang

Dalam kesempatan itu, Kofia menyoroti beban belanja pegawai daerah yang saat ini sudah melebihi 40 persen dari total APBD. Padahal, menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2020, belanja pegawai seharusnya tidak boleh lebih dari 30 persen.

“Proporsi belanja pegawai yang terlalu besar ini berpotensi menggerus alokasi anggaran pembangunan. Pemerintah daerah harus melakukan analisis ulang agar RPJMD Talaud 2025–2029 benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tegas Kofia.

Harapan DPRD untuk RPJMD Talaud 2025–2029

Dengan masukan ini, DPRD berharap agar rancangan RPJMD Talaud yang tengah dibahas bisa lebih terarah, efisien, dan berpihak pada kepentingan masyarakat, terutama bagi warga di pelosok dan pulau-pulau terluar.

Pemerataan pembangunan, pengendalian belanja daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi fokus utama yang diharapkan mampu menjadikan Talaud lebih maju, inklusif, dan berdaya saing dalam lima tahun ke depan.

Sumber: Robby Sigar

Google News

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read