Beranda INFO POLRI Hari Pertama Kerja Saat PPKM Darurat Dilakukan, Ratusan Kendaraan Putar Balik di...

Hari Pertama Kerja Saat PPKM Darurat Dilakukan, Ratusan Kendaraan Putar Balik di Tangsel

PPKM
Hari pertama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diwarnai penyekatan kendaraan yang akan masuk ke Kota Tangerang Selatan (Tangsel)

Sedikitnya, ada empat titik penyekatan (PPKM) di Kota Tangsel. Mulai dari Bintaro, Legok, Pamulang dan Gading Serpong. Upaya ini dilakukan untuk membatasi pergerakan orang masuk ke Tangsel.

“Sampai tanggal 20, Ada sekitar 500 kendaraan yang kita putar balikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat,” kata Kasat Lantas Polres Tangsel AKP. Dicky Sutarman kepada SINDOnews di lokasi penyekatan, Senin (05/07/2021).

BACA JUGA  Tempat Spa dan Karaoke Langgar PPKM Darurat, 15 Orang Digelandang ke Polda Metro Jaya

Dilanjutkan dia, penyekatan ini dilakukan setiap hari, mulai 3 hingga 20 Juli 2021. Tidak hanya petugas lantas, dalam penyekatan ini mereka juga dibantu petugas Satlpol PP, Dishub, TNI dan Polri.

“Dalam penyekatan ini petugas memilah. Untuk sektor kritikal dan esensial diperbolehkan melintas. Sementara yang non kritikal dan nonesensial akan diputar balikan,” sambung anak Sutarman ini.

BACA JUGA  Langgar PPKM Darurat, Polrestabes Medan Grebek Tempat SPA

Tingginya pergerakan saat hari kerja di wilayah perbatasan Kota Tangsel dan Jakarta Selatan, di lokasi penyekatan Bintaro, membuat antrean kendaraan.

“Bukan ada kerumunan pak. Melainkan arus lalu lintas yang padat, karena putar balik. Namun bisa kami urai dengan menambah personel,” sambungnya.

Adapun yang dimaksud sektor esensial adalah keuntungan dan perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan dan industri orientasi ekspor.

BACA JUGA  Hari Pertama Larangan Mudik di Aceh, Puluhan Kendaraan Terpaksa Putar Balik

Sedangkan sektor kritikal terdiri dari energi, kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, petrokimia, semen, objek vital, penanganan bencana, proyek strategis, konstruksi dan utilitas dasar.

Sumber: Divisi Humas Polri.

Facebook Comments