Ketua PSSI Berharap Shin Tae-yong Tidak Mundur Pelatih Timnas Indonesia

134
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan merangkul dengan Pelatih kepala Timnas Indonesia U-20, Shin Tae-yong (kanan) Jakarta, Selasa (30/08/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi).
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan merangkul dengan Pelatih kepala Timnas Indonesia U-20, Shin Tae-yong (kanan) Jakarta, Selasa (30/08/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi).
Jakarta, Radar BI | Pelatih tim nasional sepak bola Indonesia, Shin Tae-yong sempat mengeluarkan pernyataan yang mengundang reaksi di kalangan penggemar sepak bola Tanah Air, mengaku akan mengundurkan diri apabila Mochamad Iriawan mundur dari jabatan Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Sebelum diberitakan oleh Radar Berita indonesia, pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Pelatih tim nasional sepak bola Indonesia Shin Tae-yong melalui akun instagram pribadinya, pada hari Rabu (12/10/2022).

Shin Tae-yong dalam unggahannya di akun Instagram, pelatih asal Korea Selatan itu membuka dengan ucapan bela sungkawa terhadap para korban tragedi Kanjuruhan. Pertama-tama saya ingin mengucapkan turut berduka cita atas tragedi Kanjuruhan, Malang, tulisnya.

Shin Tae-yong menyampaikan saya juga seorang suami dari istri dan seorang bapak dari 2 anak, saya ingin memberikan dukungan penuh kepada para korban dan keluarga korban dan saya ingin memberikan harapan kepada semua orang Indonesia yang tersaikiti karena tragedi kali ini.

BACA JUGA  Visitasi Akreditasi SDN 15 Surau Gadang, Mastilizal Aye Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Kualitas SDM

“Walaupun dukungan saya tidak dapat menjadi kekuatan yang besar bagi keluarga korban. Cara saya untuk memberi harapan adalah memberikan hasil baik dengan berprestasi di sepak bola yang masyarakat sukai,” tuturnya.

Lebih lanjut, Shin Tae-yong juga memberikan komentar terkait desakan masyarakat kepada Mochamad Iriawan agar melepas jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI.

Seperti yang diketahui, Mochamad Iriawan diminta mengundurkan diri dari Ketum PSSI karena dinilai menjadi salah satu sosok yang patut bertanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan.

Iwan Bule (sapaan akrab Mochamad Iriawan) sempat mendapat tekanan selepas pecahnya insiden kemanusiaan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, 1 Oktober 2022. Insiden itu telah menelan lebih dari 130 korban jiwa.

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) bahkan memberi rekomendasi agar Ketua Umum PSSI beserta jajaran Exco melepas jabatannya. Ini sebagai bentuk tanggung jawab moral atas insiden tersebut.

Menanggapi hal ini, Iriawan mengeklaim dirinya memang seperti saudara dengan Shin Tae-yong. Walau sempat berselisih paham di awal masa periode kerja, dia dan sang pelatih disebut memiliki hubungan emosional yang baik. Tak heran jika Shin Tae-yong berani menyuarakan dukungan baginya.

BACA JUGA  Novel Baswedan Apresiasi Polda Metro Jaya Jerat Firli Bahuri Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi

“Saya dengan Shin Tae-yong memang seperti kakak adik. Waktu pertama melatih, (sempat) terjadi perbedaan kultur. Antara budaya Indonesia dan Korea kan berbeda. Mereka cukup keras,” ujar Iwan Bule saat berkunjung ke SCTV Tower, Senayan, pada hari Selasa (1/11/2022).

“Lama-lama terjadi hubungan emosional yang baik. Saya katakan (pada Shin Tae-yong), ‘Kamu adik saya. Anak-anak (pemain) itu anak saya, berarti keponakan kamu. Kamu betul-betul harus nyaman di Indonesia untuk mendukung Timnas supaya bagus,” tambahnya.

Lebih lanjut, Iwan Bule juga menyatakan dirinya tak pernah mengintervensi kerja Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. Dia tidak ikut mencampuri pilihan sang pelatih terkait komposisi pemain, naturalisasi, hingga strategi.

Hal tersebut nampaknya yang membuat Shin Tae-yong merasa nyaman bekerja sama dengan Ketua Umum PSSI. Apalagi, semua kebutuhan juru taktik asal Korea Selatan juga selalu diakomodasi oleh federasi.

BACA JUGA  4 Bulan DPO, Dito Mahendra: Mengancam Bongkar Semuanya

“Saya tidak pernah intervensi (soal) pemain, naturalisasi, komposisi, kemudian strategi. Saya serahkan semua ke Shin Tae-yong, sehingga yang bersangkutan mungkin merasa nyaman,” kata Iriawan kepada awak media.

“Semua kebutuhan yang bersangkutan saya penuhi karena memang ini tugas federasi, melayani,” sambungnya.

Terlepas dari kedekatan keduanya, Iriawan berharap Shin Tae-yong tidak benar-benar ikut mundur dari kursi kepelatihan Timnas Indonesia jika dirinya lengser. Iwan Bule ingin juru taktik asal Negeri Ginseng tetap menukangi Skuad Garuda demi kemajuan.

“Saya sih berharap kepada adik saya, Shin Tae-yong, jangan (mundur). Biarkan saya selesai di PSSI, tetapi Shin Tae-yong tetap melatih untuk kemajuan timnas”.

“Nanti mungkin saya akan sampaikan ke yang bersangkutan. Mudah-mudahan Shin Tae-yong akan mendengar saya. Jangan (mundur), karena Timnas kita adalah harapan dalam Piala Dunia nanti, khususnya U-20,” pungkas Ketum PSSI.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini