Radar Berita Indonesia – Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPK) Grand Wisata Cirebon terus mendorong peningkatan keterampilan masyarakat melalui program pendidikan dan pelatihan berbasis keterampilan praktis.
Program tersebut ditujukan untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat, khususnya para pencari kerja yang membutuhkan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.
Di bawah pimpinan Ali Wardana, LPK Grand Wisata Cirebon membuka kesempatan bagi masyarakat dari berbagai daerah untuk mengikuti program pelatihan. Peserta tidak hanya berasal dari wilayah Cirebon, tetapi juga dari sejumlah daerah di sekitarnya.
Ali Wardana mengatakan, program pelatihan yang dijalankan LPK Grand Wisata menitikberatkan pada penguasaan keterampilan praktis, kedisiplinan, serta etos kerja. Menurutnya, kemampuan tersebut menjadi salah satu modal penting bagi peserta sebelum memasuki dunia kerja.
“Kami menerima peserta dari berbagai daerah, asalkan memiliki tekad untuk belajar dan bekerja. Fokus kami adalah kemampuan praktis dan etos kerja,” ujar Ali Wardana.
Program pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan LPK Grand Wisata antara lain mencakup pelatihan vokasional serta sertifikasi sesuai bidang yang dipelajari. Pelatihan dirancang secara intensif agar peserta memiliki bekal kompetensi sebelum memasuki dunia kerja.
Selain memberikan pelatihan, LPK Grand Wisata juga membangun kerja sama dengan sejumlah mitra usaha serta pihak yang bergerak di bidang penempatan tenaga kerja. Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperluas peluang peserta memperoleh pekerjaan setelah menyelesaikan program pelatihan.
Sejumlah peserta yang telah mengikuti program pelatihan disebut telah memperoleh kesempatan bekerja di berbagai sektor, mulai dari industri, jasa, hingga peluang penempatan tenaga kerja di luar negeri.
Salah satu peserta yang menjadi contoh adalah Maria Anggela, warga asal Kabupaten Indramayu. Maria sebelumnya mengikuti rangkaian pelatihan intensif di LPK Grand Wisata Cirebon.
Setelah menyelesaikan pelatihan dan memenuhi persyaratan penempatan, Maria pada Sabtu, 22 Agustus 2026, resmi diberangkatkan ke Amerika Serikat untuk bekerja.
Keberangkatan tersebut menjadi pengalaman penting bagi Maria. Dari sebelumnya belum memiliki pekerjaan, ia kini memperoleh kesempatan untuk bekerja di luar negeri setelah mengikuti pelatihan dan menjalani proses persiapan.
Maria mengaku bersyukur atas kesempatan yang diperolehnya. Ia mengatakan pelatihan yang dijalaninya tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan dirinya untuk memasuki dunia kerja.
“Saya awalnya tidak memiliki pekerjaan, tapi setelah ikut pelatihan di LPK Grand Wisata saya mendapat keterampilan dan kepercayaan diri. Sekarang saya diberi kesempatan bekerja di Amerika. Terima kasih kepada para pelatih dan Pak Ali yang mendukung,” kata Maria sebelum keberangkatannya.
Utamakan Proses Penempatan yang Legal
Pihak LPK Grand Wisata menegaskan bahwa proses penempatan tenaga kerja, khususnya untuk bekerja di luar negeri, harus mengikuti ketentuan dan persyaratan yang berlaku.
Tahapan tersebut mencakup kelengkapan dokumen, persiapan kompetensi, pelatihan bahasa apabila dibutuhkan, serta pemenuhan persyaratan dari pihak penempatan yang berwenang.
Ali Wardana mengatakan, aspek legalitas dan keamanan peserta menjadi perhatian dalam proses penempatan. Menurutnya, peserta harus mendapatkan informasi yang jelas mengenai pekerjaan, proses keberangkatan, serta ketentuan yang harus dipenuhi sebelum ditempatkan.
“Kami selalu mengutamakan penempatan yang aman dan sesuai aturan agar peserta mendapatkan perlindungan hukum dan kesejahteraan,” katanya.
Menurut Ali, keberhasilan seorang peserta mendapatkan pekerjaan bukan hanya ditentukan oleh pelatihan, tetapi juga kesiapan individu dalam mengikuti seluruh tahapan yang dipersyaratkan.
Karena itu, peserta didorong untuk mengikuti pelatihan secara serius, meningkatkan kemampuan, menjaga kedisiplinan, serta memahami hak dan kewajibannya sebagai tenaga kerja.
Buka Peluang bagi Pencari Kerja
Program pelatihan yang dijalankan LPK Grand Wisata mendapat perhatian dari masyarakat dan keluarga peserta karena dinilai memberikan alternatif bagi pencari kerja untuk meningkatkan kompetensi sebelum memasuki dunia kerja.
Keberangkatan Maria Anggela ke Amerika Serikat diharapkan menjadi motivasi bagi peserta lainnya untuk terus meningkatkan keterampilan dan memanfaatkan kesempatan pelatihan yang tersedia.
Meski demikian, pihak LPK mengingatkan masyarakat yang berminat mengikuti program agar terlebih dahulu memahami bidang pelatihan, persyaratan, biaya apabila ada, serta mekanisme penempatan yang ditawarkan.
LPK Grand Wisata Cirebon membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin mengikuti program pendidikan dan pelatihan. Informasi mengenai jadwal, jenis pelatihan, persyaratan peserta, serta mekanisme penempatan dapat diperoleh langsung melalui pihak resmi LPK Grand Wisata Cirebon.
Dengan penguatan keterampilan dan akses terhadap peluang kerja, program pendidikan dan pelatihan diharapkan dapat menjadi salah satu upaya meningkatkan kesiapan tenaga kerja sekaligus membuka kesempatan kerja bagi masyarakat di Cirebon, Indramayu, dan daerah lainnya.
Sumber: Asber
Editor: Dedi Prima Maha Rajo Dirajo


