BerandaINFO POLRIPolri Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Dalam Bentrokan di Pulau Rempang Batam

Polri Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Dalam Bentrokan di Pulau Rempang Batam

spot_img
Riau, Radar BI | Polri menyatakan tak ada masyarakat maupun aparat kepolisian yang menjadi korban jiwa maupun luka dalam bentrokan di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, menyangkal kabar mengenai banyaknya korban yang berjatuhan dalam peristiwa itu.

“Terkait dengan informasi-informasi yang berkembang yang menyampaikan adanya beberapa siswa pingsan, bahkan ada yang menyebutkan ada seorang bayi meninggal dunia, itu adalah tidak benar,” ujar Ramadhan kepada wartawan, pada hari Jumat (8/9/2023).

BACA JUGA  MK Memutuskan Masa Jabatan Pimpinan KPK Jadi 5 Tahun

“Jadi tidak ada korban, saya ulangi, tidak ada korban dalam peristiwa kemarin,” imbuhnya.

Menurut Ramadhan, bentrokan itu terjadi dalam rangka pengamanan kepolisian terhadap Badan Pengusahaan (BP) Batam yang hendak melakukan pengukuran dan mematok lahan. Namun, warga setempat tak memahami situasi itu.

“Ini adalah kegiatan aparat keamanan di mana ada masyarakat yang tidak memahami keberadaan aparat keamanan untuk mengamankan kegiatan tersebut,” tuturnya.

BACA JUGA  BNN Ungkap 11 Jaringan Narkoba, Sita Aset Rp52,7 Miliar dalam 18 Hari Pertama Komjen Suyudi

Bentrokan antara polisi dan warga pecah ini terjadi pada Kamis (7/9/2023) kemarin. Bentrokan tidak dapat dihindari ketika polisi berusaha menerobos barikade warga. Aparat membawa water canon dan gas air mata untuk membubarkan massa.

Sementara massa mencoba melawan dengan melempari aparat menggunakan batu.

Sebelumnya Badan Pengusahaan (BP) Batam berencana melakukan pengukuran dan mematok lahan yang akan digunakan untuk investasi di Pulang Rempang dan Galang. Ribuan rumah warga yang terkena proyek strategis nasional itu rencananya akan direlokasi ke sebuah lokasi di Sijantung.

BACA JUGA  Prestasi Gemilang, Solok Selatan Raih Penghargaan Pemerintah Peduli Penyiaran dari KPID Sumbar

Pemerintah akan membuatkan warga terdampak rumah permanen di lokasi yang baru serta diberi lahan. Namun, warga setempat masih keberatan atas rencana tersebut.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Tabana Bangun, memastikan situasi di lokasi sudah kondusif.

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read