BerandaRadar Berita IndonesiaPEMERINTAHPuluhan Tahun Terisolasi, Warga Sungkai dan Batu Busuk Tagih Janji Jalan Beraspal

Puluhan Tahun Terisolasi, Warga Sungkai dan Batu Busuk Tagih Janji Jalan Beraspal

Radar Berita Indonesia | Warga RT 01/RW 02 Sungkai dan RT 01/RW 03 Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang, telah puluhan tahun hidup tanpa akses jalan yang layak.

Jalan menuju permukiman warga masih berupa tanah dan sering terendam banjir, menyulitkan aktivitas warga, termasuk akses pendidikan, distribusi hasil pertanian, hingga pelayanan listrik.

Ketua RT 01/RW 02 Sungkai, Reni, mengatakan bahwa selama bertahun-tahun warga berjuang untuk mendapatkan penerangan listrik. Namun karena akses jalan tak memadai, kendaraan PLN tidak bisa masuk membawa tiang listrik.

“Dengan gotong royong, warga mengangkat tiang listrik secara manual. Baru tiga tahun terakhir sebagian rumah mendapat penerangan, sementara sisanya masih bergantung pada lampu colok dan lampu minyak tanah,” ujarnya.

Permintaan pengaspalan jalan sebenarnya telah disampaikan warga melalui jalur aspirasi kepada anggota legislatif saat Pemilu 2024. Namun, bantuan yang diberikan belum mencukupi.

“Dana aspirasi hanya cukup membangun beberapa meter jalan kerikil, padahal jalan yang dibutuhkan sepanjang 5 km dan lebar 12 meter,” ujar Reni kepada awak media, pada hari Selasa, 22 April 2025.

Ketua RW 02, Basril, menambahkan bahwa sebanyak 12 pemilik lahan telah menyatakan kesediaannya membebaskan tanah untuk pembangunan jalan.

“Warga sangat mendukung jika pemerintah mulai melakukan pengerjaan fisik. Kami mengalami banyak kerugian akibat sulitnya akses, termasuk hasil pertanian yang susah dipasarkan dan anak-anak yang terpaksa tidak sekolah saat hujan deras,” tuturnya.

Sungkai sendiri memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan ekowisata.

“Selain air yang jernih dan udara sejuk, ada lima Lobang Jepang bersejarah di kawasan perbukitan,” tambah Basril.

Senada, Ermida, Ketua RT 01/RW 03 Batu Busuk, mengungkapkan bahwa drainase di kiri kanan jalan belum tersedia, sehingga banjir kerap terjadi.

Di salah satu tikungan curam menuju Rimbo Panjang, pernah terjadi kecelakaan tragis yang membuat seorang anak mengalami cacat permanen.

“Kami butuh sekitar Rp2,5 miliar untuk betonisasi jalan sepanjang 5 km, dan Rp1 miliar lebih untuk membangun satu unit jembatan permanen sepanjang 100 meter,” kata Ermida.

Lurah Lambung Bukik, Andi Defriyan, menyatakan bahwa akses jalan sebenarnya bisa dilalui, namun masih berupa tanah dan sangat perlu di betonisasi.

“Jika dibenahi, kawasan ini potensial untuk pertanian terpadu dan destinasi wisata,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Tri Hadiyanto, mengonfirmasi bahwa kebutuhan anggaran pembangunan jalan Sungkai dan Batu Busuk sudah masuk dalam rencana kerja Pemerintah Kota.

“Namun karena skala pekerjaan cukup besar, tidak bisa langsung ditangani melalui program operasional 2025. Perlu dilakukan perencanaan mendalam terlebih dahulu,” jelasnya.

Google News

Must Read

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini