Beranda DAERAH Sepekan Pemberlakuan ETLE di Banten, Ratusan Pengendara Ditilang

Sepekan Pemberlakuan ETLE di Banten, Ratusan Pengendara Ditilang

Etle
Sepekan pemberlakuan electronic traffic law enforcement (Etle) atau tilang elektronik di Kota Serang, Banten, ratusan pengendara diberikan sanksi tilang.

Kasubdit Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Banten, AKBP. Hamdani mengatakan, sejak diberlakukannya ETLE pada tanggal 1 April 2021 terdeteksi sebanyak 237 pengendara yang melanggar.

Mereka terdeteksi di tiga titik lokasi kamera ETLE yakni di lampu merah Ciceri, Sumur Pecung dan Pisang Mas, Kota Serang, Banten.

BACA JUGA  Masih Dibawah Umur, Pelaku Pembacokan di Depok Ditangkap Polisi

Kasubdit Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Banten mengungkapkan, dari 237 pengendara yang melanggar, 90 persennya merupakan pengendara roda empat tidak mengenakan seat belt atau sabuk keselamatan.

“Ada sebanyak 237 pengendara terkena ETLE karena melanggar dan diberikan sanksi tilang. Meskipun tingkat kegelapan kaca film depan 90 persen, tetap kamera bisa mendeteksi pengendara itu pakai atau tidak sabuk keselamatan, karena pakai infrared.

Untuk pengendara motor mayoritas melanggar marka jalan. Saat berhenti di lampu merah, mereka melebihi garis berhentinya.

BACA JUGA  Masuk ke Indonesia, Polda Metro Jaya Karantina 126 WN India di Jakarta Barat

Sejauh ini tidak ada kendala, pelanggar yang mendapatkan surat konfirmasi ada yang sudah mendatangi Polda Banten dan mengkonfirmasi melalui website,” jelas Kasubdit Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Banten.

Kasubdit Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Banten meminta kepada masyarakat agar tertib berlalulintas saat berkendara. Sebab, oprasiinal ETLE selama 24 jam.

“Sejauh ini tidak ada kendala, pelanggar yang mendapatkan surat konfirmasi ada yang sudah mendatangi Polda Banten dan mengkonfirmasi melalui website. Memang pelanggaran terbanyak pada malam hari.

BACA JUGA  Kapolri: 1.062 Polsek se-Indonesia Tidak Bisa Lagi Menyidik Kasus, Hanya Pelihara Kamtibmas

Jadi masyarakat hanya patuh saat ada petugas bukan aturan,” pungkas Kasubdit Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Banten.

Sumber: Humas Polri.

Facebook Comments