BerandaINFOTAINMENTTia Veres Kembali ke Akar Fashion, Resmi Buka Outlet Pertama Tia Veres...

Tia Veres Kembali ke Akar Fashion, Resmi Buka Outlet Pertama Tia Veres Fashion di PGC 2026

Radar Berita Indonesia | Tia Veres kembali membuat langkah baru di 2026. Penyanyi dan pencipta lagu ini resmi masuk lagi ke bisnis fashion. Ia membuka Tia Veres Fashion, outlet pertamanya di Pusat Grosir Cililitan atau PGC.

Lokasi outlet berada di PGC Cililitan Zona Hijau, Lantai 1 Nomor 103. Outlet ini mudah dikenali dari warna pink yang menonjol di antara toko lain. Peresmian dilakukan pada Senin, 2 Februari 2026.

Bagi Tia, fashion bukan hal baru. Ia justru memulainya jauh sebelum bisnis kuliner.

Radar Berita Indonesia

Empat Butik Pernah Tutup, Kini Mulai Lagi

Tia Veres mengungkapkan bahwa bisnis fashion adalah pintu awal karier wirausahanya. Ia pernah memiliki empat butik dengan nama berbeda.

Namun, situasi tertentu membuatnya menutup seluruh butik tersebut. Setelah jeda panjang, 2026 menjadi titik balik.

“Sebenarnya dari awal saya terjun ke dunia bisnis itu fashion. Dulu saya sudah sempat punya empat butik dengan nama yang berbeda. Karena ada sesuatu, saya harus berhenti. Baru sekarang saya mulai lagi dengan nama Tia Veres Fashion supaya gampang diingat,” ujar Tia saat ditemui di outletnya.

Nama merek kini langsung memakai namanya sendiri. Strateginya sederhana. Mudah diingat. Mudah dikenali.

PGC Dipilih karena Lokasi dan Momentum Ramadan

Outlet Tia Veres Fashion terbilang masih sangat baru. Saat ditemui, usia outlet bahkan belum genap satu minggu.

“Baru sekitar empat hari. Buka hari Kamis kemarin,” kata Tia.

PGC Cililitan dipilih bukan tanpa alasan. Lokasinya dekat dari rumah. Waktu pembukaan juga tepat.

“Saya buka sekarang karena sudah menjelang Ramadan. Produk yang saya jual gamis. Ramadan itu momennya. Orang pasti cari,” jelasnya.

Strategi lokasi dan waktu berjalan beriringan. Target pasarnya jelas sejak awal.

Fokus Gamis Muslimah Dewasa dan Remaja

Produk utama Tia Veres Fashion adalah baju gamis. Segmentasinya spesifik. Wanita muslimah dewasa dan remaja.

Selain gamis, outlet ini juga menyediakan aksesoris pendukung. Mulai dari item pelengkap hingga penunjang tampilan hijab.

Tia tidak hanya menjual produk. Ia menawarkan pengalaman berbelanja yang berbeda.

Radar Berita Indonesia

Belanja Sekaligus Konsultasi Langsung

Tia Veres mengambil peran aktif di tokonya. Ia memosisikan diri sebagai konsultan fashion bagi pembeli.

“Kalau ada pembeli tanya, gamis warna ini cocok atau tidak, saya jelaskan. Saya padukan dengan ini dan itu. Saya tawarkan aksesorinya juga,” tuturnya.

Pendekatannya personal. Pembeli tidak dibiarkan menebak sendiri.

“Jadi belanja di tempat saya itu dibantu. Supaya tampil cantik dengan gamis dan hijabnya,” lanjut Tia.

Konsep ini meniru pendekatan butik personal, bukan sekadar ritel massal.

Pemilik Turun Langsung Pantau Outlet

Seperti bisnis kulinernya, Tia juga terjun langsung di bisnis fashion. Ia rutin datang ke outlet untuk memantau operasional.

“Hampir setiap hari saya datang. Tidak selalu dari pagi, tapi saya lihat langsung kondisi outlet,” katanya.

Ia juga mencatat pola kunjungan pembeli.

“Biasanya Sabtu dan Minggu lebih ramai. Mungkin karena banyak yang libur kerja,” ungkapnya.

Observasi langsung menjadi dasar evaluasi bisnis hariannya.

Harga Terjangkau, Bisa Nego

Soal harga, Tia Veres Fashion menyasar pasar menengah luas.

Harga gamis berada di kisaran:

  • Rp75.000 untuk produk termurah
  • Rp400.000 untuk produk termahal

“Yang paling mahal di sini Rp400 ribu. Bisa nego,” ujar Tia.

Pilihan warna mengikuti tren yang sedang berjalan. Koleksi disesuaikan dengan selera pasar saat ini.

Radar Berita Indonesia

Promosi Andalkan TikTok

Untuk promosi, Tia memanfaatkan kekuatan media sosial. Platform utama yang digunakan adalah TikTok.

Alasannya jelas. Basis pengikutnya di TikTok sudah terbentuk dan aktif. Promosi berjalan organik lewat konten dan interaksi langsung.

Strategi ini menekan biaya pemasaran sekaligus menjaga kedekatan dengan calon pembeli.

Rencana Cabang dan Desain Sendiri

Soal ekspansi, Tia tidak terburu-buru. Fokus awal ada pada satu outlet.

“Kalau sudah berkembang, pasti buka cabang. Tapi sekarang fokus satu dulu,” ujarnya.

Ke depan, ia juga berencana mendesain sendiri gamis yang dijual di tokonya.

Peluang pasar dinilai berkelanjutan.

“Gamis itu tidak hanya buat hari raya. Bisa dipakai ke pesta, pernikahan, dan acara lain,” kata Tia.

Bahkan, ia mengaku sudah menerima pesanan gamis seragam pernikahan dalam jumlah cukup banyak setelah Lebaran.

Langkah Tia Veres di 2026 menunjukkan satu hal. Ia tidak sekadar kembali ke bisnis fashion. Ia kembali ke akar yang pernah ia bangun, kali ini dengan pengalaman, kendali penuh, dan arah yang lebih jelas.

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read