Radar Berita Indonesia – Turnamen Mini Soccer Kuranji Cup 2026 resmi dibuka pada Kamis (15/10/2026) di Kota Padang.
Kompetisi turnamen mini soccer Kuranji Cup 2026 yang diikuti 32 tim tersebut diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya anak nagari dan generasi muda, untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga, mempererat silaturahmi, serta mendorong aktivitas positif sebagai salah satu upaya pencegahan kenakalan remaja.
Anggota DPRD Kota Padang dari Partai Gerindra, Wahyu Hidayat, mengatakan penyelenggaraan turnamen ini tidak hanya bertujuan menghadirkan kompetisi sepak bola, tetapi juga memperluas kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan olahraga yang sehat, produktif, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Pembukaan turnamen tersebut dilakukan oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang, Erianto. Kegiatan ini mendapat dukungan melalui dana pokok-pokok pikiran (Pokir) Wahyu Hidayat selaku anggota DPRD Kota Padang, serta dukungan KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang.
Mini Soccer Kuranji Cup 2026 melibatkan 32 tim dari kelompok masyarakat dan anak nagari. Kehadiran kompetisi ini diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus memperkuat hubungan sosial melalui kegiatan yang mengedepankan kebersamaan, persaudaraan, dan persaingan yang sehat.
Wahyu Hidayat menjelaskan, turnamen tersebut dirancang agar kesempatan berkompetisi tidak hanya terbuka bagi tim profesional, tetapi juga bagi kelompok masyarakat yang memiliki minat terhadap olahraga sepak bola.
Menurutnya, pengembangan olahraga perlu dilakukan hingga ke tingkat lingkungan masyarakat agar generasi muda memiliki kesempatan untuk menyalurkan kemampuan, membangun kedisiplinan, meningkatkan kebugaran, serta mengembangkan potensi diri.
“Kompetisi ini diikuti 32 tim. Kami mengutamakan tim-tim dari kelompok anak nagari, bukan hanya tim profesional. Sasaran kami adalah masyarakat luas agar mereka memiliki ruang untuk berolahraga dan berkompetisi secara sehat,” ujar Wahyu.
Ia menjelaskan, pertandingan Mini Soccer Kuranji Cup 2026 menggunakan sistem gugur dan berlangsung di arena mini soccer kawasan Binuang, Kota Padang. Melalui sistem tersebut, setiap tim dituntut menunjukkan kemampuan terbaik, menjaga kekompakan, serta mematuhi aturan pertandingan.
Wahyu berharap, turnamen ini dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan antaranak nagari dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, olahraga merupakan salah satu sarana yang dapat mempertemukan berbagai kelompok masyarakat dalam suasana positif.
Melalui pertandingan, para peserta tidak hanya berkesempatan menunjukkan kemampuan di lapangan, tetapi juga belajar menghargai lawan, menerima hasil pertandingan, mengendalikan emosi, serta membangun kerja sama tim.
Ia menegaskan, keberhasilan sebuah kegiatan olahraga tidak semata-mata ditentukan oleh tim yang keluar sebagai juara. Lebih dari itu, kompetisi diharapkan memberikan manfaat sosial melalui terbangunnya hubungan yang harmonis, menguatnya persaudaraan, dan tumbuhnya budaya olahraga yang sehat di tengah masyarakat.
“Harapan kami, melalui turnamen ini, silaturahmi sesama anak nagari semakin erat. Kita ingin masyarakat bisa berolahraga bersama, menjunjung sportivitas, dan ikut menyukseskan upaya mengolahragakan masyarakat melalui program-program olahraga di Kota Padang,” katanya.
Wahyu juga menyampaikan apresiasi atas dukungan KONI dan Dispora Kota Padang terhadap penyelenggaraan kegiatan olahraga berbasis masyarakat. Ia berharap kolaborasi berbagai pihak dapat terus diperkuat sehingga kegiatan olahraga semakin mudah diakses masyarakat, termasuk generasi muda di lingkungan permukiman.
Menurutnya, pengembangan olahraga tidak harus selalu berorientasi pada kompetisi profesional. Kegiatan di tingkat masyarakat juga penting karena dapat menjadi pintu masuk bagi generasi muda untuk mengenal olahraga, mengasah kemampuan, membangun kebiasaan hidup sehat, dan memperoleh pengalaman berkompetisi.
Olahraga Menjadi Ruang Positif bagi Generasi Muda
Selain mempererat silaturahmi, Mini Soccer Kuranji Cup 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan positif bagi generasi muda di Kota Padang.
Wahyu menilai, keterlibatan anak-anak muda dalam kegiatan olahraga dapat membantu menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan kemampuan mengendalikan diri.
Nilai-nilai tersebut penting dalam membangun karakter generasi muda sekaligus mendorong mereka terlibat dalam aktivitas yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungan.
Ia mengatakan, kenakalan remaja dan ancaman penyalahgunaan narkoba merupakan persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.
Upaya pencegahan, menurutnya, tidak dapat hanya mengandalkan satu pihak, tetapi memerlukan keterlibatan keluarga, masyarakat, pemerintah, lembaga pendidikan, serta unsur terkait lainnya.
Karena itu, penyediaan ruang kegiatan positif di lingkungan masyarakat dinilai penting agar generasi muda memiliki pilihan aktivitas yang sehat dan produktif. Kegiatan olahraga dapat menjadi wadah untuk menyalurkan energi, memperluas pergaulan yang sehat, dan membangun rasa tanggung jawab melalui kegiatan kelompok.
Wahyu menegaskan, turnamen olahraga bukan satu-satunya solusi untuk mencegah kenakalan remaja. Namun, kegiatan semacam ini dapat menjadi bagian dari upaya sosial yang melibatkan generasi muda secara langsung melalui aktivitas yang mereka minati.
“Turnamen olahraga mini soccer ini memang bukan satu-satunya solusi, tetapi menjadi salah satu upaya untuk membantu mengurangi kenakalan remaja. Kita juga harus mewaspadai bahaya narkoba. Sebagai anggota DPRD, kami berupaya ikut membantu penanggulangannya dengan menghadirkan kegiatan-kegiatan olahraga yang positif bagi anak-anak muda,” ungkap Wahyu.
Ia berharap kegiatan olahraga berbasis masyarakat dapat diselenggarakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak kalangan, terutama generasi muda di tingkat nagari dan lingkungan permukiman.
Menurutnya, keberlanjutan kegiatan menjadi hal penting agar manfaat olahraga tidak berhenti setelah turnamen selesai. Melalui aktivitas yang rutin dan terarah, masyarakat diharapkan semakin terbiasa menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Wahyu juga mengajak para peserta dan seluruh pihak yang terlibat untuk menjaga ketertiban selama pertandingan. Sportivitas, sikap saling menghormati, dan kepatuhan terhadap aturan harus menjadi bagian utama dalam setiap kompetisi.
Dengan demikian, turnamen mini soccer tidak hanya menjadi ajang untuk mengejar kemenangan, tetapi juga sarana pembelajaran tentang persaudaraan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap sesama.

KONI Padang Dukung Pengembangan Olahraga Berbasis Masyarakat
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Padang, Erianto, menyambut positif penyelenggaraan Mini Soccer Kuranji Cup 2026 yang melibatkan 32 tim dari kelompok masyarakat dan anak nagari.
Menurut Erianto, turnamen olahraga di tingkat masyarakat memiliki peran penting dalam meningkatkan partisipasi warga sekaligus membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang sepak bola.
Ia menilai, kompetisi yang diselenggarakan secara terarah dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi olahraga daerah. Melalui pertandingan, para peserta memperoleh pengalaman berkompetisi, mengasah keterampilan teknis, meningkatkan kebugaran, dan membangun kerja sama tim.
Erianto berharap, Mini Soccer Kuranji Cup 2026 tidak hanya menghasilkan tim terbaik, tetapi juga membuka peluang bagi munculnya bibit-bibit atlet potensial yang dapat dikembangkan melalui pembinaan olahraga secara berkelanjutan.
Menurutnya, perkembangan olahraga daerah membutuhkan partisipasi berbagai pihak, mulai dari masyarakat, penyelenggara kompetisi, pemerintah, hingga organisasi olahraga. Kolaborasi tersebut diperlukan agar kegiatan olahraga masyarakat dapat berjalan seiring dengan pembinaan atlet yang lebih terarah.
Selain mengejar prestasi, penanaman nilai sportivitas dan kebersamaan juga menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kompetisi. Para peserta diharapkan menghormati keputusan pertandingan, menerima hasil dengan lapang dada, serta menjaga hubungan baik dengan sesama pemain maupun masyarakat yang hadir.
KONI Kota Padang mendukung kegiatan olahraga masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun budaya olahraga dan meningkatkan keterlibatan warga dalam aktivitas yang sehat dan produktif.
Dukungan terhadap kompetisi di tingkat masyarakat diharapkan dapat memperluas partisipasi olahraga di Kota Padang. Semakin luas keterlibatan masyarakat, semakin terbuka pula kesempatan untuk mengenali dan mengembangkan potensi atlet yang dapat dibina secara berkelanjutan.
Pengembangan olahraga daerah tidak hanya berkaitan dengan jumlah kemenangan atau medali yang diraih.
Aspek lain yang tidak kalah penting ialah membangun ekosistem olahraga yang melibatkan masyarakat, memperluas akses terhadap kegiatan olahraga, serta memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk berkembang sesuai dengan minat dan kemampuannya.
Perkuat Silaturahmi dan Budaya Olahraga di Kota Padang
Penyelenggaraan Mini Soccer Kuranji Cup 2026 menjadi salah satu bentuk kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Dengan keikutsertaan 32 tim, turnamen ini diharapkan menghadirkan persaingan yang sehat sekaligus memperkuat hubungan sosial antaranak nagari.
Dukungan anggota DPRD Kota Padang, KONI, dan Dispora diharapkan dapat mendorong terselenggaranya lebih banyak kegiatan olahraga berbasis masyarakat.
Selain menjadi sarana menjaga kebugaran, kegiatan semacam ini dapat memberikan ruang bagi generasi muda untuk membangun kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab.
Bagi masyarakat, turnamen ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kebersamaan dan memperkuat budaya hidup sehat.
Sementara bagi generasi muda, kompetisi tersebut dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, belajar menghadapi persaingan secara sportif, serta mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat.
Melalui penyelenggaraan yang tertib dan berkelanjutan, Mini Soccer Kuranji Cup 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga bagian dari upaya bersama membangun masyarakat yang aktif berolahraga, mempererat persaudaraan, dan memberikan perhatian terhadap perkembangan generasi muda di Kota Padang.
Penulisan: Dedi Prima Maha Rajo Dirajo



