BerandaDAERAHSUMATERA BARATSempat Sakit, Hj. Megawati Meninggal Dunia

Sempat Sakit, Hj. Megawati Meninggal Dunia

Padang, Radar BI | Ketua Majelis Pertimbangan Adat KAN Pauh IX Irwan Basir Datuak Rajo Alam, SH.MM melepas keberangkatan jenazah Almarhumah Ibu Hj. Megawati suku Melayu (usia 68 tahun) dari rumah duka Jalan. Aru, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, pada hari Kamis (4/5/2023).

Dalam sambutannya, tokoh yang juga Penghulu suku Jambak ini mengatakan, musibah kematian Almarhumah Megawati adalah sebuah ujian dari Allah yang mana setiap kita akan mengalaminya.

“Kullunnafsiin zaaikatul maut. Setiap yang bernyawa pasti akan mati. Ini berarti, tidak yang kekal hidup di atas dunia ini. Semuanya ada akhirnya. Akhir dari sebuah kehidupan itu adalah kematian,” ucap Irwan Basir saat melepaskan jenazah almarhumah Hj. Megawati di halaman rumah duka.

Lebih lanjut disampaikan, karena kematian almarhumah Megawati adalah sesuatu yang sudah pasti akan kita tempuh, maka jadikan peristiwa ini sebagai pelajaran bagi kita untuk mempersiapkan diri bagi setiap insan yang bernyawa sebelum maut menghampiri kita.

Wakafa bilmauti wa Idzho. Cukup lah kematian itu sebagai pengingat bagi yang hidup. Sebagai pelajaran bagi kita yang hidup kalau suatu saat kita juga akan menempuhnya. Hanya saja kita tidak tahu kapan waktunya.

Apabila maut sudah menghampiri kita tak ada yang bisa kita banggakan lagi, baik itu pangkat, jabatan, kedudukan dan harta benda yang kita miliki.

Proses adat di Minangkabau dihadiri oleh Ketua KAN Pauh IX, Suardi Dt. Rajo Bujang beserta ninik mamak bajinih adat KAN Pauh IX, tokoh Masyarakat dan tokoh adat serta pelayat lainnya.
Proses adat di Minangkabau dihadiri oleh Ketua KAN Pauh IX, Suardi Dt. Rajo Bujang beserta ninik mamak bajinih adat KAN Pauh IX, tokoh Masyarakat dan tokoh adat serta pelayat lainnya.

Semua itu tak ada artinya lagi jika kita sudah dipanggil oleh Allah Swt. lanjut tokoh yang juga Ketua DPD LPM Kota Padang dan Dekopinda Kota Padang ini.

Di samping itu, atas nama pihak ahli bait, Irwan Basir juga menyampaikan permohonan maaf almarhumah kepada seluruh pelayat.

Yang namanya manusia pasti tidak terlepas dari kesalahan. Apalagi almarhumah yang hidup dan bergaul dengan masyarakat, tetangga selama 68 tahun tentu ada kesalahan yang telah dilakukan oleh almarhumah.

Almarhumah sudah hidup selama 68 tahun. Bergaul dan berinteraksi dengan kita. Selama itu tentu ada kesalahan yang telah diperbuat. Selaku manusia tentu tak luput dari melakukan kesalahan, tak terkecuali almarhumah.

Untuk itu, jika ada kesalahan daripada beliau, kami memohonkan maaf kepada seluruh yang hadir untuk dapat memaafkan kesalahan tersebut agar tidak ada yang menghalangi beliau menghadap sang pencipta.

Sebaliknya, jika ada utang piutang yang bisa dibuktikan dengan jelas, hitam di atas putih ahli bait akan bersedia menyelesaikannya.

Berdoa usai sholat jenazah Almarhumah Hj.megawati.
Berdoa usai sholat jenazah Almarhumah Hj.megawati.

Mudah- mudahan almarhumah bisa beristirahat dengan tenang, diterima segala amal ibadahnya dan diampuni segala dosanya, ujar Irwan Basir diakhir penyampaiannya.

Turut melayat Ketua KAN Pauh IX, Suardi Dt. Rajo Bujang beserta ninik mamak bajinih adat KAN Pauh IX, tokoh Masyarakat dan tokoh adat serta pelayat lainnya. (MS/DP)

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read