BerandaDINAS PENDIDIKANSMA Negeri 16 Padang Sosialisasikan SPMB 2026/2027, Tegaskan Penerimaan Murid Baru Transparan...

SMA Negeri 16 Padang Sosialisasikan SPMB 2026/2027, Tegaskan Penerimaan Murid Baru Transparan dan Berkeadilan

Radar Berita Indonesia – SMA Negeri 16 Padang menggelar Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 di Masjid Sekolah Darul Ilmi SMA Negeri 16 Padang, Jalan Bukit Napa RT 01 RW 02, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.43 WIB tersebut dihadiri berbagai unsur pemerintah, tokoh masyarakat, pengurus komite sekolah, serta perwakilan masyarakat dari wilayah domisili sekolah.

Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat mengenai mekanisme, jalur penerimaan, kuota, serta tahapan pelaksanaan SPMB Tahun Pelajaran 2026/2027.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kuranji Rozaldi Rosman, S.STP., M.Si., Kepala SMA Negeri 16 Padang Drs. Erizal, M.Si., Ketua Komite SMA Negeri 16 Padang Dt. Irwan Basir Rajo Alam, SH., MM., perwakilan Kapolsek Kuranji Aiptu Zenizen, perwakilan Danramil Serda Adrianto, Aiptu Yulfarizal, Lurah Kuranji Syafrizal M., SH., unsur LPM Kelurahan Kuranji, pengawas sekolah, pengurus Komite SMA Negeri 16 Padang, serta perwakilan Ketua RW dan RT.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh protokol, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sambutan dari sejumlah narasumber yang memberikan penjelasan terkait pelaksanaan SPMB tahun ajaran baru.

Dalam sambutannya, Ketua Komite SMA Negeri 16 Padang, Dt. Irwan Basir Rajo Alam, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut sebagai bentuk keterbukaan sekolah kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa sistem penerimaan murid baru harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan berkeadilan sehingga seluruh calon peserta didik memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan.

Selain itu, Irwan Basir juga mengharapkan terjalinnya sinergi yang kuat antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan SPMB agar seluruh proses berjalan tertib serta mampu melahirkan peserta didik yang berkualitas sesuai dengan kapasitas dan daya tampung sekolah.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 16 Padang, Drs. Erizal, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta yang mengikuti sosialisasi tersebut. Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan pelayanan pendidikan yang semakin baik.

Ia menjelaskan bahwa SMA Negeri 16 Padang terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui peningkatan kualitas pembelajaran serta pengembangan sarana dan prasarana pendukung proses belajar mengajar.

“Seiring meningkatnya jumlah peserta didik setiap tahun, sekolah terus melakukan penataan ruang belajar dan perencanaan pengembangan fasilitas pendidikan agar proses pembelajaran dapat berlangsung lebih nyaman, efektif, dan optimal,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Erizal juga memaparkan secara rinci kuota penerimaan peserta didik baru Tahun Pelajaran 2026/2027 yang terdiri dari Jalur Domisili sebesar 35 persen, Jalur Afirmasi 30 persen, Jalur Prestasi Akademik 15 persen, Jalur Prestasi Non-Akademik 15 persen, dan Jalur Mutasi 5 persen.

Ia menjelaskan bahwa Jalur Domisili diperuntukkan bagi calon murid yang berdomisili sesuai wilayah yang telah ditetapkan. Sementara Jalur Afirmasi diperuntukkan bagi calon peserta didik dari keluarga kurang mampu dan kelompok prioritas lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Adapun Jalur Prestasi Akademik diberikan kepada calon murid yang memiliki capaian akademik sesuai persyaratan yang ditetapkan, sedangkan Jalur Prestasi Non-Akademik diperuntukkan bagi siswa yang memiliki prestasi di bidang olahraga, seni, keagamaan, organisasi, maupun bidang lainnya yang diakui.

Jalur Mutasi diperuntukkan bagi calon murid yang mengikuti perpindahan tugas orang tua atau ketentuan lain sesuai regulasi yang berlaku.

Erizal juga mengimbau para orang tua untuk aktif mendampingi putra-putrinya dalam mempersiapkan seluruh dokumen pendaftaran, memahami jadwal serta tahapan seleksi, dan memastikan seluruh data yang disampaikan sesuai dengan ketentuan.

“Kami berharap seluruh proses SPMB tahun ini dapat berjalan lancar, tertib, transparan, dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” katanya.

Dukungan terhadap pelaksanaan SPMB juga disampaikan Camat Kuranji, Rozaldi Rosman, S.STP., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran pemerintah kecamatan dalam membantu menyebarluaskan informasi terkait sistem penerimaan murid baru kepada masyarakat.

Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi kunci agar masyarakat memahami seluruh mekanisme penerimaan peserta didik dan tidak terjadi kesalahpahaman dalam proses pendaftaran.

Rozaldi juga mengingatkan agar pelaksanaan SPMB mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas. Ia mengajak seluruh unsur terkait, mulai dari lurah, tokoh masyarakat, hingga perangkat kelurahan untuk turut mengawasi dan mendukung kelancaran pelaksanaan SPMB di wilayah Kecamatan Kuranji.

Sementara itu, Pengawas Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB harus berpedoman pada petunjuk teknis dan regulasi yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan.

Ia menekankan pentingnya integritas seluruh pihak yang terlibat dalam proses seleksi guna menghindari terjadinya penyimpangan. Selain itu, pihak sekolah juga diminta melakukan dokumentasi dan pelaporan secara tertib serta membuka ruang komunikasi bagi masyarakat apabila terdapat kendala maupun pertanyaan terkait pelaksanaan SPMB.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan pihak sekolah.

Dalam sesi tersebut, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan terkait mekanisme pendaftaran, jalur seleksi, persyaratan administrasi, hingga wilayah domisili yang menjadi cakupan penerimaan peserta didik baru.

Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa wilayah domisili yang menjadi cakupan SMA Negeri 16 Padang meliputi lima kelurahan, yakni Kelurahan Gunung Sarik, Kelurahan Kuranji, Kelurahan Pasar Ambacang, Kelurahan Korong Gadang, dan Kelurahan Lambung Bukit.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan kondusif hingga berakhir sekitar pukul 12.00 WIB.

Melalui kegiatan ini, SMA Negeri 16 Padang berharap masyarakat memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai Sistem Penerimaan Murid Baru Tahun Pelajaran 2026/2027, sehingga proses pendaftaran dapat berjalan lancar serta menciptakan penerimaan peserta didik yang objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan bagi seluruh calon murid. (*)

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read