BerandaINFO POLRIMisteri Kematian Pelajar SMK Gantung Diri di Pekalongan, Kenakan Seragam Siswi SMP...

Misteri Kematian Pelajar SMK Gantung Diri di Pekalongan, Kenakan Seragam Siswi SMP dan Hijab

spot_img

Jateng, Radar BI | Seorang siswa SMK di Kabupaten Pekalongan, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di pintu kamarnya.

Saat ditemukan, siswa SMK gantung diri mengenakan seragam siswi SMP lengkap dengan hijabnya.

Jasad korban yang berinisial M (berusia 16 tahun) ini pertama kali ditemukan oleh kakaknya, inisial E, yang juga satu sekolah dengan korban. Saat itu E berniat mengambil sarung untuk salat subuh di kamar adiknya.

BACA JUGA  Perpisahan Anies Baswedan Menyentuh Hati saat Resmikan Taman Martha Christina Tiahahu

Nah pertama kok sulit dibuka pintunya,” terang E saat ditemui di rumah duka, pada hari Rabu (13/09/2023).

Rupanya, pintu itu sulit dibuka karena tertahan tubuh adiknya yang menggantung. Saat berhasil membuka pintu, E terkejut melihat adiknya sudah tewas dalam kondisi menggantung.

Dia juga lebih terkejut melihat pakaian yang digunakan oleh korban. Sebab korban menggunakan seragam siswi SMP lengkap dengan hijabnya.

“Seragam itu entah dari mana didapat. Saya juga bingung. Di rumah ini tidak ada anak perempuan yang masih sekolah, adanya bayi,” kata E.

BACA JUGA  Negosiasi AS-Iran Gagal Total, Teheran Tolak Lanjutkan Pembicaraan

Dia mengaku tidak tahu motif adiknya sehingga mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Sebab adiknya tidak pernah bercerita tentang masalahnya.

“Anaknya pendiam. Memang terakhir ini kerap melamun. Tidak tahu masalahnya apa,” ucapnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Pekalongan, AKP Isnovim, pada detikJateng, Rabu Siang (13/09/2023), menjelaskan pihaknya bersama Polsek Kedungwuni telah melakukan olah kejadian perkara dan pemeriksaan luar pada diri korban bunuh diri.

BACA JUGA  Polisi Amankan 2 WN India Lolos Masuk ke Indonesia Tanpa Karantina

“Dari olah TKP oleh Tim lnafis, dinyatakan murni bunuh diri. Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Demikian juga hasil pemeriksaan medis puskesmas,” kata Isnovim.

Pihak keluarga pun, menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi.

Adapun jenazah korban saat ini sudah dimakamkan di permakaman desa setempat.

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read