BerandaDPRD KOTAErianto Melayat ke Rumah Duka Muslimin di Rimbo Tarok, Ingatkan Hakikat Kehidupan...

Erianto Melayat ke Rumah Duka Muslimin di Rimbo Tarok, Ingatkan Hakikat Kehidupan dan Kematian

spot_img
Radar Berita Indonesia – Anggota DPRD Kota Padang, Erianto, melayat ke rumah duka almarhum Muslimin (52) di Rimbo Tarok, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Jumat (6/3/2026) malam.

Berdasarkan pantauan awak media, almarhum Muslimin dimakamkan di pandam pekuburan kaum pada Sabtu (7/3/2026) siang, yang dihadiri keluarga, kerabat, serta masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Erianto menyampaikan ungkapan duka cita sekaligus mengingatkan bahwa kematian merupakan kepastian bagi setiap manusia.

BACA JUGA  BNNP Bali Gagalkan Penyelundupan Ganja 44 Kg di Terminal Mengwi

Ia mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an, “Kullu nafsin dzaikatul maut”, yang berarti setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati.

“Ke hidupan di dunia ini hanyalah sementara. Karena itu, waktu yang singkat ini hendaknya kita gunakan untuk memperbanyak ibadah kepada Allah SWT. Siapa pun kita dan apa pun pangkat serta jabatan kita, semuanya tidak akan berarti ketika maut telah datang. Yang akan kita bawa hanyalah amal ibadah,” ujar Erianto.

Menurutnya, peristiwa kematian hendaknya menjadi pengingat bagi setiap manusia bahwa kehidupan dunia tidaklah kekal.

BACA JUGA  MKKS SMP Swasta Kota Padang Berikan Bimbingan Teknis Bagi Proktor dan Teknisi ANBK 2023

“Hari ini mungkin kita datang melayat orang lain. Namun suatu saat nanti bisa saja kita yang terbujur dan orang-orang yang datang melayat ke tempat kita. Kita tidak pernah tahu kapan waktunya, karena itu adalah rahasia Allah SWT,” katanya.

Erianto juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan persaudaraan sesama umat Islam. Ia mengutip ayat “Innamal mukminuuna ikhwatun” yang berarti sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara.

“Kehadiran kita di rumah duka ini merupakan bentuk persaudaraan dan kepedulian sesama manusia. Ini juga bagian dari menjaga hubungan habluminannas, yaitu hubungan baik antar sesama,” ungkapnya.

BACA JUGA  Irwan Basir Dukung Polri Dalam Bantu Percepatan Vaksinasi di Sumbar

Selain itu, Erianto menyampaikan bahwa kematian juga menjadi pelajaran berharga bagi manusia agar selalu mengingat kehidupan akhirat.

Ia turut mengutip sabda Rasulullah SAW, “Wa kafa bil mauti wa’idza”, yang berarti cukuplah kematian itu menjadi pelajaran bagi manusia.

Di akhir penyampaiannya, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia tersebut mengingatkan bahwa ketika manusia meninggal dunia, maka terputuslah seluruh amalnya kecuali tiga perkara.

BACA JUGA  Kukuhkan Pengurus Pemuda Premtas Ampang Karang Ganting, Irwan Basir: Cegah Penyalahgunaan Narkoba untuk Bangun Generasi Muda Berkualitas

“Rasulullah SAW bersabda bahwa ketika anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga hal, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang saleh,” tuturnya.

Ia juga mengajak keluarga yang ditinggalkan untuk terus mendoakan almarhum agar segala amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

Erianto juga mengenang sosok almarhum Muslimin sebagai teman masa mudanya.

BACA JUGA  Rekonstruksi 4 Warga Dimutilasi di Timika, 50 Adegan di 6 Lokasi Kejadian

“Almarhum merupakan kawan bermain saya sejak muda. Beliau dikenal sebagai pribadi yang baik dan pekerja keras,” pungkasnya. (DP)

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read