BerandaPRESIDENPrabowo: Potongan Aplikasi Ojol Harus Di Bawah 10 Persen

Prabowo: Potongan Aplikasi Ojol Harus Di Bawah 10 Persen

Jakarta, Radar Berita Indonesia – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyatakan dukungannya terhadap para pengemudi ojek online (ojol) terkait besaran potongan aplikasi.

Ia menegaskan bahwa potongan yang dibebankan kepada mitra pengemudi seharusnya tidak melebihi 10 persen, sebagai bentuk keberpihakan terhadap kesejahteraan pekerja sektor informal.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam merespons berbagai keluhan yang disuarakan komunitas ojol mengenai tingginya potongan dari perusahaan aplikasi.

Menurutnya, pemerintah perlu hadir untuk memastikan adanya keadilan dalam hubungan kerja antara platform digital dan mitra pengemudi.

“Pengemudi ojol adalah bagian penting dari roda ekonomi masyarakat. Kita harus pastikan mereka mendapatkan penghasilan yang layak. Potongan di bawah 10 persen adalah langkah yang lebih adil,” ujar Prabowo, pada hari, Jum’at 1 Mei 2026.

Isu yang Mengemuka

Selama ini, banyak pengemudi mengeluhkan potongan aplikasi yang dinilai terlalu tinggi, bahkan dalam beberapa kasus mencapai lebih dari 20 persen.

Kondisi tersebut dinilai memberatkan, terutama di tengah naiknya biaya operasional seperti bahan bakar dan perawatan kendaraan.

Sikap Pemerintah

Prabowo menekankan bahwa pemerintah akan mengkaji regulasi yang lebih berpihak kepada pengemudi ojol, termasuk kemungkinan penyesuaian kebijakan terkait sistem kemitraan digital.

Ia juga membuka ruang dialog antara pemerintah, perusahaan aplikasi, dan perwakilan pengemudi.

Dampak yang Diharapkan

Dengan adanya dukungan ini, diharapkan tercipta keseimbangan antara kepentingan bisnis perusahaan aplikasi dan kesejahteraan mitra pengemudi.

Kebijakan potongan yang lebih rendah diyakini dapat meningkatkan pendapatan bersih ojol serta menjaga stabilitas sektor transportasi berbasis aplikasi.

Langkah Presiden Prabowo ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah serius memperhatikan nasib pekerja sektor informal, khususnya pengemudi ojol.

Ke depan, kebijakan yang lebih adil dan transparan diharapkan dapat segera terwujud melalui regulasi yang konkret.

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read