Radar Berita Indonesia | Padang – Tekad Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota PadangĀ untuk mengakhiri penantian panjang medali emas cabang olahraga sepak bola pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat Tahun 2026 terus diperlihatkan melalui berbagai langkah nyata.
Setelah hampir tiga dekade belum mampu mempersembahkan medali emas, KONI Kota Padang kini membidik kebangkitan dengan melakukan pembinaan yang lebih serius terhadap seluruh atlet.
Komitmen tersebut kembali ditunjukkan Ketua Umum KONI Kota Padang, Erianto, yang turun langsung mengunjungi pemusatan latihan (Training Center/TC) tim sepak bola Kota Padang di Lapangan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP), Kurao, Kecamatan Kuranji, Rabu (29/7/2026).
Kunjungan itu bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral sekaligus motivasi kepada para atlet yang tengah mempersiapkan diri menghadapi persaingan ketat pada Porprov XVI Sumatera Barat 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Erianto didampingi Sekretaris Umum KONI Kota Padang Tri Putra Junaidi, Wakil Sekretaris Umum Dedi Prima Maha Rajo Dirajo, Bendahara Umum Zulhardi Z. Latif, serta Staf Khusus KONI Kota Padang Musmaizer Datuk Gamuak.
Rombongan pengurus KONI Kota Padang disambut hangat oleh Manajer Tim Sepak Bola Kota Padang, Jufri Bitel, bersama jajaran pelatih dan seluruh pemain yang sedang menjalani latihan intensif.
Suasana penuh semangat terlihat selama pertemuan berlangsung. Para atlet mendapatkan suntikan motivasi langsung dari Ketua KONI Kota Padang agar tetap menjaga disiplin latihan, meningkatkan mental bertanding, serta menargetkan hasil terbaik demi mengharumkan nama Kota Padang.
Manajer Tim Sepak Bola Kota Padang, Jufri Bitel, mengaku bangga atas perhatian yang diberikan Ketua KONI Kota Padang kepada timnya. Menurutnya, kehadiran langsung pimpinan KONI menjadi energi positif yang mampu meningkatkan semangat seluruh pemain dalam menjalani program latihan.
“Target kami sudah jelas, yakni membawa pulang medali emas cabang olahraga sepak bola pada Porprov XVI Sumatera Barat 2026. Kehadiran Ketua KONI Kota Padang hari ini menjadi motivasi besar bagi seluruh pemain untuk bekerja lebih keras dan memberikan kemampuan terbaik,” ujar Jufri.
Ia menilai keberhasilan meraih prestasi tidak hanya ditentukan oleh kualitas teknis di lapangan, tetapi juga dipengaruhi oleh dukungan nonteknis, terutama pembinaan yang berkelanjutan dan ketersediaan anggaran.
Menurutnya, seluruh atlet membutuhkan dukungan maksimal agar program latihan dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
“Keberhasilan sebuah tim tidak hanya ditentukan faktor teknis. Dukungan anggaran juga sangat penting karena seluruh aktivitas atlet membutuhkan biaya. Tim sepak bola ini bukan milik perorangan, tetapi milik seluruh masyarakat Kota Padang,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum KONI Kota Padang, Erianto, memastikan seluruh kebutuhan tim menuju Porprov XVI akan menjadi perhatian serius pengurus KONI Kota Padang.
Ia menjelaskan bahwa anggaran persiapan Porprov melalui APBD Perubahan saat ini tinggal menunggu proses pengesahan sebelum dapat segera dicairkan dan dimanfaatkan oleh seluruh cabang olahraga.
“Kami sudah menganggarkan Training Center (TC) penuh selama lima hari. Sementara kebutuhan yang bersifat langsung akan diserahkan kepada masing-masing cabang olahraga. Insya Allah dalam waktu dekat anggaran perubahan sudah dapat dicairkan sehingga seluruh program persiapan bisa berjalan maksimal,” tegas Erianto.
Erianto menegaskan bahwa KONI Kota Padang memiliki target besar pada Porprov XVI Sumatera Barat 2026, yakni membawa Kota Padang meraih prestasi terbaik sekaligus mewujudkan cita-cita sebagai juara umum.
Ia juga mengingatkan seluruh atlet agar menjadikan Porprov bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi momentum membuktikan kemampuan sekaligus mengharumkan nama Kota Padang di tingkat provinsi.
“Mari kita jaga marwah Kota Padang. Bertanding lah dengan penuh semangat, disiplin, dan sportivitas agar target Padang Juara dapat kita wujudkan bersama. Semua perjuangan hari ini akan menentukan hasil yang kita raih nanti,” pesannya.
Menurut Erianto, cabang olahraga sepak bola memiliki peluang besar untuk mempersembahkan medali emas apabila seluruh pemain tetap fokus menjalani latihan, menjaga kekompakan, dan mempertahankan semangat juang hingga pelaksanaan Porprov.
Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk peran anggota DPRD Kota Padang yang selama ini turut memberikan perhatian terhadap pembinaan olahraga melalui dukungan program dan pokok-pokok pikiran (pokir).
“Dengan kebersamaan, kerja keras, serta dukungan semua pihak, termasuk dukungan dari anggota DPRD Kota Padang, saya optimistis sepak bola Kota Padang mampu mengakhiri penantian panjang dan mempersembahkan medali emas pada Porprov XVI Sumatera Barat 2026,” pungkasnya.
Harapan besar tersebut menjadi simbol tekad KONI Kota Padang untuk mengakhiri puasa gelar yang telah berlangsung sekitar 30 tahun.
Dengan persiapan yang semakin matang, dukungan anggaran, serta pembinaan yang berkesinambungan, cabang olahraga sepak bola diharapkan mampu menjadi salah satu penyumbang medali emas sekaligus membawa Kota Padang semakin dekat mewujudkan target besar sebagai Juara Umum Porprov XVI Sumatera Barat 2026. (*)


