BerandaBUDAYAMenuju Pelantikan 26 Oktober, Irwan Basir Perkuat Persiapan LKAAM Kota Padang

Menuju Pelantikan 26 Oktober, Irwan Basir Perkuat Persiapan LKAAM Kota Padang

spot_img
Radar Berita Indonesia – Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Padang terpilih, Irwan Basir, S.H., M.M., Dt. Rajo Alam, mematangkan persiapan pelantikan pengurus LKAAM Kota Padang masa bakti 2026–2031. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang digelar di Kantor LKAAM Provinsi Sumatera Barat, Kamis (15/10/2026).

Rapat persiapan ini dihadiri langsung oleh Irwan Basir Dt. Rajo Alam bersama unsur ketua, sekretaris, serta panitia pelaksana pelantikan. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari koordinasi untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan pelantikan berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa pelantikan pengurus LKAAM Kota Padang masa bakti 2026-2031 akan dilaksanakan pada Senin, 26 Oktober 2026, pukul 09.30 WIB, bertempat di Rumah Gadang Baiturrahmah, kawasan Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

BACA JUGA  Polda Sumsel Ungkap Kasus Korupsi Pembangunan RS Kusta Kerugian Negara Rp. 4,8 Miliar

Ketua LKAAM Kota Padang terpilih, Irwan Basir Dt. Rajo Alam, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia pelaksana yang telah bekerja mempersiapkan kegiatan tersebut.

Menurutnya, kesiapan panitia merupakan bagian penting dalam menyukseskan agenda pelantikan yang tidak hanya menjadi kegiatan seremonial organisasi, tetapi juga momentum bagi penguatan peran lembaga adat di Kota Padang.

Irwan Basir berharap seluruh persiapan dapat dilaksanakan secara maksimal, mulai dari koordinasi antarpanitia, penyusunan rangkaian acara, hingga kesiapan menerima para undangan dari berbagai unsur pemerintahan, lembaga adat, dan elemen masyarakat.

Momentum Penguatan Adat dan Budaya Minangkabau

Pelantikan pengurus LKAAM Kota Padang periode 2026-2031 diharapkan menjadi momentum bersejarah bagi perjalanan organisasi tersebut.

Kegiatan ini direncanakan tidak hanya berfokus pada prosesi pelantikan kepengurusan, tetapi juga menghadirkan penampilan seni dan adat budaya Minangkabau sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya masyarakat Sumatera Barat.

BACA JUGA  Jelang Pilkades Serentak di Kabupaten Serang, Polda Banten Kerahkan 1.276 Personel

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pelantikan diharapkan dapat memperkuat eksistensi adat dan budaya Minangkabau di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang terus berkembang.

Selain itu, momentum ini menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi antara pemangku adat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan berbagai unsur organisasi yang memiliki perhatian terhadap pelestarian adat.

BACA JUGA  Geger, Seorang Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Kamar

Kehadiran unsur seni dan budaya Minangkabau juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi kegiatan, sekaligus memperlihatkan kekayaan tradisi yang menjadi identitas masyarakat Minangkabau.

Undangan dari Berbagai Unsur Adat dan Pemerintahan

Panitia merencanakan kegiatan pelantikan tersebut akan dihadiri Ketua LKAAM kabupaten dan kota se-Sumatera Barat, para petinggi adat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala dinas, kepala bagian di lingkungan Pemerintah Kota Padang, serta pimpinan lembaga dan organisasi kemasyarakatan di Kota Padang.

BACA JUGA  Ayah dan Anak Jatuh dari Jembatan Gantung Ditemukan Meninggal Dunia

Selain itu, Camat se-Kota Padang serta tokoh-tokoh etnis dan adat yang ada di Kota Padang juga direncanakan menjadi bagian dari undangan dalam kegiatan tersebut.

Keterlibatan berbagai unsur itu diharapkan dapat memperkuat hubungan kelembagaan antara LKAAM, pemerintah daerah, pemangku adat, dan masyarakat.

Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan nilai-nilai adat Minangkabau sekaligus mendukung kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman etnis dan budaya di Kota Padang.

Sebagai lembaga yang bergerak dalam bidang adat Minangkabau, LKAAM memiliki peran penting dalam menjaga, membina, dan melestarikan nilai-nilai adat serta memperkuat kedudukan pemangku adat dalam kehidupan bermasyarakat.

BACA JUGA  Insiden di GOR Ewangga: Mobil Terperosok, Pengemudi Selamat

Dengan ditetapkannya jadwal pelantikan pada 26 Oktober 2026, panitia diharapkan dapat terus mematangkan seluruh persiapan agar kegiatan berlangsung dengan baik.

Pelantikan kepengurusan baru ini juga diharapkan menjadi awal penguatan konsolidasi organisasi serta peningkatan kontribusi LKAAM Kota Padang dalam menjaga dan melestarikan adat dan budaya Minangkabau.

Rapat persiapan yang berlangsung pada Kamis (15/10/2026) tersebut menjadi langkah koordinasi menjelang pelaksanaan agenda pelantikan, dengan harapan seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana dan memberikan makna bagi penguatan adat dan budaya Minangkabau di Kota Padang. (*)

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read