Beranda DAERAH Soal Provokator di Pulau Haruku, Masyarakat Siap Bantu Polri

Soal Provokator di Pulau Haruku, Masyarakat Siap Bantu Polri

Ambon, Radar BI | Para tokoh pemuda dan masyarakat di Negeri Kailolo dan Pelauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku mengecam provokasi yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab melalui pesan suara dan siap membantu Polisi mengungkapnya.

Kecaman tersebut disampaikan saat digelar pertemuan antara tokoh pemuda dan masyarakat dengan Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol. Raja Arthur Lumongga Simamora, S.IK.

Dalam pertemuan yang digelar tersebut terdapat tiga poin kesepakatan bersama antara pihak kepolisian maupun tokoh-tokoh pemuda dan masyarakat dari Negeri Kailolo dan Pelauw.

BACA JUGA  Minimalisir Tindak Kejahatan dan Balap Liar, Kapolsek Sako Pimpin Lansung Giat Razia Stasioner
BACA JUGA  BBGRM Tahun 2021, Irwan Basir: Dibukanya Akses Jalan Kelok - Pasa Lalang Bisa Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

“Saya Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease bersama tokoh pemuda dan masyarakat baik dari Negeri Pelauw maupun dari Negeri Kailolo, menyikapi permasalahan kegaduhan pesan suara yang disampaikan oleh oknum pemuda yang bersifat provokatif,” jelas Kapolresta Ambon Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

Terdapat tiga poin kesepakatan yang diambil dalam pertemuan bersama tersebut, di antaranya oknum yang membuat pesan suara provokatif akan tetap diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

BACA JUGA  Polda Jabar Terjunkan Tim Intelijen, Telusuri Aksi Unjuk Rasa Tolak PPKM Darurat
BACA JUGA  Penyeludupan BBM, Polri Sita Kapal Tanker Bermuatan 152 Ton Solar Bersubsidi

“Kami menyatakan sikap, pertama, bahwa tindakan tersebut merupakan tindakan pidana dan akan kami bawa ke ranah hukum,” tegas Kapolresta Ambon Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

Terhadap edaran pesan suara tersebut, kedua pihak sepakat untuk tidak terpancing dan tetap menahan diri.

“Yang kedua, pihak kepolisian bersama tokoh masyarakat, tokoh pemuda bersepakat untuk menahan diri, agar tidak memprovokasi dan tidak terprovokasi terkait dengan pesan suara itu,” jelas Kapolresta Ambon Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

BACA JUGA  Mata Sekum FPI Munarman Ditutup, Polri: Sesuai SOP Penangkapan Tersangka Teroris
BACA JUGA  Terkait Kasus Binomo, Polri Sita Kotak Simpanan Deposit Milik Indra Kenz di Bank

Bahkan, kedua pihak juga sepakat membantu pihak kepolisian untuk mencari siapa pelaku yang membuat pesan suara provokasi itu.

“Yang ketiga, kedua belah pihak baik dari Negeri Pelauw maupun Negeri Kailolo akan siap membantu dan mendukung proses penegakan hukum bila mengetahui pelaku akan diserahkan untuk diamankan guna dilakukan penegakan hukum,” jelasnya.

Sumber: Humas Polri.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaPolisi Bongkar Sindikat Narkoba Antar Provinsi
Artikel berikutnya44 Tersangka dan 7 Kg Sabu Berhasil Diamankan Ditresnarkoba Polda Sumsel