Beranda INFO POLRI Ada 109 Check Point di Indonesia, Kakorlantas Polri: Sebanyak 1,5 Juta Pemudik...

Ada 109 Check Point di Indonesia, Kakorlantas Polri: Sebanyak 1,5 Juta Pemudik Masuk ke Jakarta

Check Point
Kakorlantas Polri Irjen. Pol. Drs. Istiono, M.H memastikan akan ada pengetatan arus balik lebaran idul fitri 1442 H tahun 2021. Sebanyak 109 check point atau penyekatan disiapkan di seluruh wilayah Indonesia. Guna memastikan para pemudik membawa surat Swab antigen atau PCR Swab sebelum memasuki ibu kota DKI Jakarta.

Adapun jumlah 109 check point ini merupakan kolaborasi antara Polri dan Satgas (Covid-19) disetiap wilayah di Indonesia.

BACA JUGA  Janji Perbaiki Jalan Dua Desa, Warga Kiarapayung Tagih Janji Bupati Cianjur Herman - Tb Mulyana

Check point yang kita bangun secara nasional ada 25 di tol maupun arteri. Kemudian jajaran satgas wilayah membangun 85 titik.

Jadi jumlah semuanya 109 titik check point atau penyekatan untuk kita lakukan random cek antigen, ucap Kakorlantas Polri di Gadog, Puncak, Jawa Barat pada hari, Jumat (14/05/2021).

Kakorlantas mengatakan, ada sekitar 1,5 juta pemudik yang diperkirakan balik ke Jakarta. Jumlah itu terdiri dari 1,2 juta dari arah Bali maupun Jawa dan 300 ribu dari arah Sumatera.

BACA JUGA  Tingkatkan Sinergi DPD LPM Kota Padang, Walikota Hendri Septa Janji Percepat Realisasi Progul

“Disampaikan bahwa pergerakan orang yang dari Jabodetabek menuju jawa ini lebih kurang 1,2 juta. Ke Sumatera lebih kurang 300 ribu. Jadi total lebih kurang 1,5 juta. Baik sebelum puasa, puasa atau sampai lebaran ini. Oleh karena itu kita harus kelola pergerakan (arus balik) ini,” ujarnya.

Istiono lebih menitikberatkan pada pergerakan arus balik dari Sumatera menuju wilayah Jabodetabek. Sebab, angka kasus COVID-19 di Sumatera cenderung naik dalam beberapa hari terakhir sedangkan ketersediaan ruang isolasi makin menipis.

BACA JUGA  Wakapolda Sumut Akan Sanksi Tegas Nanti Petugas Nekat Loloskan Pemudik

“Mulai besok akan terjadi pegeseran, pergerakan kendaraan yang dari Jawa menuju Jakarta mulai tanggal 15-16 Mei. Pemerintah telah melakukan langkah-langkah kebijakan yaitu untuk mengantisipasi pergerakan Ini akan dilakukan random test antigen dari Bali, Jawa menuju Jakarta,” jelasnya.

“Kemudian Sumatera menuju Jakarta. Sumatera menuju Jakarta ini harus lebih ketat sebab indikator persediaan tempat tidur RS dari Sumatera ini meningkat menurut data Satgas Covid yaitu di atas 56 persen. Oleh karena itu Sumatera menjadi perhatian,” sambung dia.

BACA JUGA  6 Polda Jadi Prioritas Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan, Berikut Ini Wilayahnya

Untuk itu Korlantas bersama instansi terkait dan Satgas Covid-19 akan menggelar posko untuk Swab antigen secara acak dan gratis. Hal ini guna memastikan seluruh masyarakat yang balik ke wilayah Jabodetabek.

“Nanti di Lampung, Bakauheni akan dibentuk check point, jadi tidak ada yang lolos satupun untuk pemeriksaan Swab antigen. Jadi wajib untuk dilaksanakan sebelum pergerakan orang/barang dari Sumatera atau Jawa harus dilengkapi surat Swab antigen,” pungkasnya.

Sumber: Divisi Humas Polri.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaMulai 18 Mei, Masuk Provinsi Aceh Wajib Bawa Surat Swab Antigen
Artikel berikutnyaPerahu Wisatawan Tenggelam di Waduk Kedung Ombo, 9 Orang Hilang