Beranda INFO POLRI Geledah Narkoba, Polres Ogan Ilir Malah Temukan Senpi Ilegal Dirumahnya Mikhail Marten

Geledah Narkoba, Polres Ogan Ilir Malah Temukan Senpi Ilegal Dirumahnya Mikhail Marten

Polres Ogan Ilir
Ilustrasi.
Palembang, Radarbi.id – Gabungan Satres Narkoba dan Satreskrim Polres Ogan Ilir menangkap tersangka Mikhail Marten (berusia 36 tahun). Tersangka Mikhail merupakan Target Operasi (TO) atas kasus narkoba.

Namun sayangnya, petugas tidak menemukan barang bukti narkoba melainkan mendapatkan senjata api beserta amunisi dari tersangka.

Kapolres Ogan Ilir mengatakan, tim gabungan Team MACAN Sat Reskrim Polres OI di Pimpin Langsung Ksat Reskrim AKP Robi Sugara di dampingi Kanit Pidum IPDA Harri Putra Makmur bersama Satres Narkoba Polres OI di Pimpin langsung Kasat Narkoba AKP Zon Prama, melakukan lidik Pulbaket di lapangan terhadap TO Mikhail yang di duga terkait peredaran Narkoba di Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten OI dan di duga Memiliki Senjata Api Ilegal.

BACA JUGA  Diduga Hasil Kejahatan Narkoba, Polda Sulteng Sita Aset Rp.10 Miliar
Petugas mendapatkan barang bukti satu pucuk senjata api jenis G2 Combat serta puluhan buti amunisi.

“Dari Hasil Penyelidikan tim gabungan mendapatkan informasi tentang keberadaan sasaran. Kemudian petugas bergerak cepat untuk melakukan penangkapan di rumah kediamannya di Kelurahan Tanjung Raja Barat, Kabupaten OI, dan pelaku dapat ditangkap tanpa perlawanan,” ujarnya AKBP Yusantiyo Sandhy┬áKamis 21 Mei 2021, Sekira Jam 15.30 WIB.

Meski tidak mendapatkan barang bukti narkoba, alhasil petugas mendapatkan barang bukti satu pucuk senjata api jenis G2 Combat serta puluhan buti amunisi.

BACA JUGA  Polri Targetkan Vaksinasi Massal Serentak 1 Juta di Seluruh Indonesia Besok

Sementara tersangka Mikhail mengakui jika senjata apii beserta magazie dan amunisi tersebut milik temannya yang ada di Provinsi Jawa Barat.

“Teman saya menggadaikan dengan saya Rp.20 juta,” kata dia.

Atas perbuatamnya, tersangka pun diangkut ke Mapolres OI dan terancam kena pasal 1 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Facebook Comments