BerandaPERISTIWAGempa Bumi Magnitudo 6,2 Guncang Talaud Sulut, Warga Pesisir Panik dan Tetap...

Gempa Bumi Magnitudo 6,2 Guncang Talaud Sulut, Warga Pesisir Panik dan Tetap Waspada

Radar Berita Indonesia – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 6,2 mengguncang wilayah Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Jumat (17/10/2025) pukul 06.03 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa bumi berada di koordinat 9,74 Lintang Utara dan 126,31 Bujur Timur, tepatnya 639 kilometer barat laut Melonguane, dengan kedalaman 41 kilometer.

“Gempa Mag: 6.2, 17-Oct-2025 06:03:15 WIB, Lok: 9.74 LU, 126.31 BT (639 km Barat Laut Melonguane-SULUT), Kedlmn: 41 Km,” demikian keterangan resmi BMKG melalui akun X, Jumat pagi.

Hingga berita ini diturunkan, BMKG belum memberikan informasi mengenai dampak yang ditimbulkan, baik kerusakan maupun korban jiwa. Pihaknya menegaskan, informasi gempa yang disampaikan masih bersifat sementara dan dapat mengalami perubahan setelah pengolahan data lebih lanjut.

“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan dapat berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG.

Robby Sigar, perwakilan Radar Berita Indonesia wilayah Sulawesi Utara, yang berdomisili di Melonguane, menceritakan pengalaman saat gempa terjadi.

“Saya sedang sarapan di ruang tamu ketika tiba-tiba gempa mengguncang. Getarannya cukup kuat, meskipun saya sudah terbiasa karena daerah ini memang sering diguncang gempa. Namun tetap saja kaget,” ungkap Robby melalui telepon selulernya, pada Jumat (17/10/2025) Pukul.07.17 WIB

Ia menambahkan, meskipun sudah terbiasa, kewaspadaan tetap menjadi prioritas karena rumahnya berada di kawasan pesisir.

“Daerah kami memang rawan gempa. Yang paling saya khawatirkan adalah ancaman tsunami, sebab jarak rumah dengan pantai sangat dekat,” ujarnya.

Talaud: Daerah Rawan Gempa Bumi di Perbatasan Filipina

Wilayah Talaud dikenal sebagai salah satu daerah paling rawan gempa di Sulawesi Utara karena berada di jalur pertemuan lempeng tektonik Filipina dan Pasifik.

Aktivitas seismik di kawasan ini kerap menimbulkan guncangan dengan magnitudo menengah hingga besar, meski sebagian besar berpusat di laut.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, waspada, dan tidak mudah terpancing isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya, terutama terkait potensi tsunami.

Google News

Must Read

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini