Beranda INFO POLRI Grup WhatsApp Bakal Dipantau Virtual Police, Polri: Jangan Berpikir Aman

Grup WhatsApp Bakal Dipantau Virtual Police, Polri: Jangan Berpikir Aman

WhatsApp
Polisi dunia maya atau yang disebut dengan virtual police turut mengawasi konten bermuat ujaran kebencian yang diunggah melalui WhatsApp.

Kabag Penum Divisi Humas Polri mengatakan, sudah ada satu konten di WhatsApp yang dilaporkan. Virtual police bakal menegur setelah ada laporan dari masyarakat, terang Kombes Pol. Ahmad Ramadan, Sabtu,(13/02/2021).

Selain itu, Kombes Pol. Ahmad Ramadan mencontohkan ketika ada percakapan atau unggahan mengandung ujaran kebencian di grup WhatsApp. Seseorang yang menjadi anggota grup itu bisa melaporkan kepada polisi dengan melampirkan bukti berupa tangkapan layar.

BACA JUGA  Dirlantas Polda Aceh Beri Bantuan Rumah Layak Huni Untuk Warga Penyandang Disabilitas
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol. Ahmad Ramadan.

Nantinya, konten yang dilaporkan akan dikaji apakah memenuhi unsur ujaran kebencian atau tidak. Jangan berpikir, ah kalau kita memfitnah orang, menyebarkan kebencian, kalau pakai platform tertentu aman nih. Enggak.

Prinsipnya virtual police itu memperingati kepada akun-akun. Apapun bentuk platformnya,” tutur Perwira Menengah Divisi Humas Polri.

Hingga 11 Maret 2021, kepolisian telah mengirimkan peringatan terhadap 89 akun media sosial.

BACA JUGA  14 Pelaku Penganiayaan di Solo Ditangkap, Kapolda Jateng: Tegas Minta yang Lain Segera Menyerahkan Diri

Peringatan yang dilakukan oleh virtual police ditujukan kepada pemilik akun media sosial yang diduga menyebarkan informasi suku, ras, agama, dan antargolongan (SARA).

Kini, kepolisian turut mengawasi konten di aplikasi pengirim pesan WhatsApp, pungkasnya.

Facebook Comments