BerandaINFO POLRIHelikopter Gagal Mendarat, Evakuasi Personel Tersengat Lebah Berlangsung Dramatis

Helikopter Gagal Mendarat, Evakuasi Personel Tersengat Lebah Berlangsung Dramatis

spot_img
Radar Berita Indonesia – Evakuasi Operasi AB Moskona 2025 terus bergulir dalam upaya pencarian dan penyelamatan Iptu Tomi Samuel Marbun yang dilaporkan hilang di Sungai Kali Rawara.

Pada Sabtu, 26 April 2025, evakuasi satu personel Polri mengalami insiden serius akibat sengatan kawanan lebah saat menjalankan tugas SAR di tengah medan berat hutan Papua.

Kombes Pol Teguh Triwantoro, selaku Kepala Posko Operasi AB Moskona, menyampaikan perkembangan terkait insiden tersebut dalam wawancara di Posko Operasi.

BACA JUGA  Kombes. Pol. Satake Bayu Resmi Membuka Pelatihan Fotografi dan Videografi Bagi Pegiat Informasi

“Tadi baru saja kami melakukan evakuasi darurat terhadap personel Satgas SAR Korbrimob Polri yang tergabung dalam Operasi Alpha Bravo Moskona 2025. Satgas SAR ini memang sudah lebih dahulu berada di dalam hutan,” ujar Teguh, dikutip dari laman resmi Humas Polri, Senin, 28 April 2025.

Insiden terjadi saat tim menyusuri area di antara Kali Cempedak dan lokasi dugaan hilangnya Iptu Tomi. Pada pukul 13.00 WIT.
Insiden terjadi saat tim menyusuri area di antara Kali Cempedak dan lokasi dugaan hilangnya Iptu Tomi. Pada pukul 13.00 WIT.

Ia menjelaskan, insiden terjadi saat tim menyusuri area di antara Kali Cempedak dan lokasi dugaan hilangnya Iptu Tomi. Pada pukul 13.00 WIT, laporan diterima melalui HT satelit bahwa salah satu anggota, Bharatu Komang Ngurah, mengalami sengatan lebah berulang kali di tubuhnya.

“Saat kami melakukan pengiriman logistik ke jajaran tim, kami mendapatkan laporan bahwa satu anggota terkena sengatan lebah. Lokasinya berada di tengah hutan, di antara Kali Cempedak dan TKP hilangnya Iptu Tomi,” terang KBP Teguh.

BACA JUGA  Seorang Wanita di Kota Medan Tewas Setelah Terjun Dari Lantai 3

Medan yang berat, termasuk arus sungai yang deras, menjadi hambatan besar dalam proses evakuasi. Bahkan, helikopter yang dikerahkan sempat kesulitan mendarat di lokasi.

“Koordinat sudah dikirim, namun helikopter tidak dapat mendarat karena zona pendaratan tertutup arus sungai. Kami sempat melakukan manuver beberapa kali, namun tetap tidak memungkinkan. Akhirnya kami kembali ke posko untuk konsolidasi,” jelasnya.

Teguh menambahkan, kondisi Bharatu Komang sempat kritis akibat sengatan di beberapa titik tubuhnya. Namun, berkat kesigapan tim evakuasi, Subsatgas Dokkes, serta semangat para personel, proses penyelamatan akhirnya berhasil dilakukan, meski cuaca buruk sempat menghambat kegiatan.

BACA JUGA  Polda Jatim Berhasil Bongkar Pembuat dan Pengedar Website Palsu Mencairkan Dana PUA Warga AS

Operasi AB Moskona tahap ketiga ini terus menunjukkan semangat tinggi dan dedikasi luar biasa dari personel Polri, meski dihadapkan pada berbagai tantangan berat.

Dengan dukungan penuh dari semua pihak, upaya pencarian Iptu Tomi Samuel Marbun diharapkan segera membuahkan hasil.

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read