BerandaBUDAYAIrwan Basir Resmi Pimpin LKAAM Padang 2026-2031, Fadly Amran Dorong Sinergi Pembangunan...

Irwan Basir Resmi Pimpin LKAAM Padang 2026-2031, Fadly Amran Dorong Sinergi Pembangunan Daerah

spot_img
Radar Berita Indonesia – Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Padang, Irwan Basir Datuak Rajo Alam, bersama jajaran pengurus periode 2026-2031 resmi dilantik dan dikukuhkan dalam sebuah prosesi adat yang berlangsung di Aula Universitas Baiturrahmah, Kota Padang, Senin (26/10/2026).

Pelantikan dan pengukuhan tersebut dihadiri Wali Kota Padang Fadly Amran, Ketua LKAAM Sumatera Barat Fauzi Bahar, jajaran pengurus LKAAM Kota Padang, serta ninik mamak, bundo kanduang, dan pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) se-Kota Padang.

Kehadiran para pemangku adat tersebut mencerminkan pentingnya peran kelembagaan adat dalam menjaga kelestarian nilai-nilai budaya Minangkabau sekaligus memperkuat hubungan antara masyarakat adat dan pemerintah daerah.

BACA JUGA  MTQ ke-41 di Padang Utara, Andree Algamar Ajak Mengamalkan Nilai Alquran

Meski hujan mengguyur Kota Padang, rangkaian pelantikan dan pengukuhan tetap berlangsung dengan khidmat. Para undangan yang mengenakan pakaian adat kebesaran turut menyemarakkan kegiatan yang menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru LKAAM Kota Padang untuk menjalankan amanah organisasi selama lima tahun ke depan.

Pelantikan ini tidak hanya menjadi pergantian dan pengukuhan kepengurusan, tetapi juga diharapkan menjadi titik awal penguatan konsolidasi organisasi, pelestarian adat dan budaya Minangkabau, serta peningkatan kontribusi ninik mamak dalam menjawab berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat perkotaan.

Panitia Tekankan Kebersamaan dan Pelestarian Adat

Ketua Panitia Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus LKAAM Kota Padang, Drs. H. Yol Kaharuddin Dt. Sati Nan Balapiah, menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kelangsungan adat dan budaya Minangkabau.

BACA JUGA  Erianto Gelar Reses di Kuranji: Serap Aspirasi Untuk Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat

Persiapan kegiatan telah dilakukan sejak Minggu sore (25/10/2026), dengan melibatkan jajaran panitia dan pihak terkait guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan lancar.

Dalam pelaksanaannya, Yol Kaharuddin didampingi Sekretaris Panitia Helfin Rajo Sampono, Bendahara M. Nazif Malin, serta Ketua Steering Committee Ery Iswandi BSc Dt. Peto Muhammad.

Menurut Yol Kaharuddin, kesuksesan kegiatan tersebut tidak semata-mata menjadi pencapaian panitia, melainkan merupakan buah dari kebersamaan dan kepedulian seluruh pihak terhadap pelestarian adat dan budaya Minangkabau di Kota Padang.

BACA JUGA  Jejak Prostitusi di Jakarta, Bertahan Sejak Era Kolonial hingga Modern

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu penyelenggaraan kegiatan, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Padang yang turut berkoordinasi dalam mendukung kelancaran acara.

Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Yayasan Baiturrahmah yang telah menyediakan fasilitas gedung beserta perlengkapan untuk pelaksanaan pelantikan dan pengukuhan tersebut.

Setelah kepengurusan resmi dikukuhkan, Yol Kaharuddin berharap para pengurus segera menyusun langkah kerja yang terarah dan terukur. Salah satu agenda awal yang dinilai penting ialah memberikan pembekalan kepada seluruh pengurus mengenai tugas pokok, fungsi, kewenangan, serta tanggung jawab masing-masing.

BACA JUGA  Prabowo Geram Bupati Aceh Selatan Hilang Saat Bencana: “Proses Pencopotannya!”

Dengan pemahaman organisasi yang baik, setiap pengurus diharapkan mampu menjalankan perannya secara optimal sehingga program LKAAM tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Fauzi Bahar Dorong Peran Aktif LKAAM

Ketua LKAAM Sumatera Barat, Fauzi Bahar, menyampaikan keyakinannya bahwa kepemimpinan Irwan Basir Datuak Rajo Alam mampu mengayomi berbagai unsur masyarakat adat di Kota Padang.

Menurutnya, LKAAM memiliki ruang untuk berperan lebih aktif dalam menjaga ketertiban sosial, memperkuat karakter generasi muda, dan mempertahankan nilai-nilai adat di tengah perubahan kehidupan masyarakat.

BACA JUGA  Bupati Nganjuk Kena OTT, Bareskrim: Wujud Sinergitas KPK dan Polri Pertama Kali

Fauzi juga menyoroti sejumlah persoalan sosial yang membutuhkan perhatian bersama, mulai dari kebisingan musik pada acara baralek hingga penggunaan kata-kata tidak pantas oleh anak-anak dan generasi muda di media sosial.

Ia berharap kelembagaan adat dapat mengambil bagian dalam membangun kesadaran masyarakat melalui pendekatan persuasif, pendidikan adat, keteladanan, dan kerja sama dengan pihak terkait.

Selain itu, Fauzi mendorong pengembangan kembali permainan tradisional Minangkabau sebagai salah satu upaya menghidupkan aktivitas sosial sekaligus membuka peluang ekonomi masyarakat.

BACA JUGA  Kuat Ma'ruf Divonis 15 Tahun Penjara

Salah satu gagasan yang disampaikannya ialah pemanfaatan kawasan Pangkalan Udara Tabing Padang untuk kegiatan bermain layang-layang, dengan tetap memperhatikan perizinan, keselamatan, dan ketentuan yang berlaku.

Berbagai gagasan tersebut menunjukkan bahwa peran LKAAM diharapkan tidak hanya terbatas pada urusan adat dalam pengertian tradisional, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pembinaan masyarakat, pelestarian budaya, dan penguatan hubungan antargenerasi.

Fadly Amran Harapkan LKAAM Bersinergi dengan Program Pemko

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyambut baik pelantikan dan pengukuhan pengurus LKAAM Kota Padang periode 2026–2031. Ia berharap momentum tersebut menjadi penggerak kebersamaan antara lembaga adat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

BACA JUGA  Polisi Temukan Serbuk Potasium di Lokasi Ledakan, Klapanunggal

Fadly menilai LKAAM memiliki posisi strategis dalam memperkuat sinergi dengan nagari dan berbagai unsur masyarakat adat, sekaligus mendukung pelaksanaan program pembangunan Kota Padang.

Menurutnya, potensi yang dimiliki kerapatan adat, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, serta para pemangku kepentingan lainnya perlu diberdayakan secara bersama-sama.

Ia juga berharap LKAAM dapat menjadi ruang bertukar pikiran untuk membahas berbagai fenomena dan persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Melalui dialog dan musyawarah, berbagai persoalan yang berkaitan dengan adat dan budaya diharapkan dapat dicarikan pendekatan serta solusi yang sesuai dengan kondisi masyarakat Kota Padang.

BACA JUGA  Ketua Umum PBNU Apresiasi Polri dalam Penetapan Bahar bin Smith Sebagai Tersangka

Fadly menegaskan pentingnya keterlibatan LKAAM dalam mendukung program unggulan Pemerintah Kota Padang, antara lain Padang Juara, Padang Mengayomi, dan Padang Melayani.

Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya terwujud dalam koordinasi antarlembaga, tetapi juga dalam kegiatan nyata yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Selain itu, Wali Kota Padang berharap LKAAM dapat berperan dalam memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Menurutnya, pembangunan Kota Padang membutuhkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya masyarakat Minangkabau, melainkan juga seluruh kelompok masyarakat yang hidup dan berkembang di kota tersebut.

BACA JUGA  Bupati Nganjuk Kena OTT, Bareskrim: Wujud Sinergitas KPK dan Polri Pertama Kali

Dengan demikian, lembaga adat diharapkan menjadi salah satu unsur pemersatu yang mampu menjaga keharmonisan sosial, memperkuat nilai kebersamaan, serta mendorong penyelesaian persoalan masyarakat melalui dialog dan musyawarah.

Irwan Basir Prioritaskan Konsolidasi Organisasi

Usai dilantik sebagai Ketua LKAAM Kota Padang periode 2026-2031, Irwan Basir Datuak Rajo Alam menegaskan bahwa langkah awal kepengurusannya ialah melakukan konsolidasi organisasi dan menyamakan pandangan mengenai arah program kerja ke depan.

Konsolidasi dinilai penting agar seluruh pengurus memiliki pemahaman yang sama mengenai tujuan organisasi, pembagian tugas, serta bentuk kontribusi yang dapat diberikan dalam menjaga adat dan budaya Minangkabau.

BACA JUGA  Prabowo Geram Bupati Aceh Selatan Hilang Saat Bencana: “Proses Pencopotannya!”

Irwan mengatakan, kepengurusan LKAAM Kota Padang akan berupaya menyinergikan program organisasi dengan program unggulan Pemerintah Kota Padang. Pada saat yang sama, pihaknya juga akan memperkuat implementasi peran nagari dalam konteks kehidupan masyarakat perkotaan.

Menurutnya, keberadaan nagari dan kelembagaan adat harus memiliki peran nyata di tengah masyarakat. Karena itu, sinergi tidak cukup dilakukan pada tingkat struktural atau formalitas kelembagaan, tetapi perlu diwujudkan melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Irwan menekankan bahwa setiap program yang dijalankan harus memiliki manfaat yang jelas dan mampu menjawab persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun kebersamaan di kalangan generasi muda. Perbedaan kelompok dan latar belakang tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama.

BACA JUGA  Polisi Temukan Serbuk Potasium di Lokasi Ledakan, Klapanunggal

Bagi Irwan, penguatan peran LKAAM harus berjalan seiring dengan upaya merawat persatuan, menanamkan nilai-nilai adat, dan mendorong generasi muda agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial serta kebudayaan Minangkabau.

Oleh karena itu, koordinasi antarpengurus, komunikasi dengan pemerintah daerah, serta keterlibatan ninik mamak, bundo kanduang, alim ulama, cadiak pandai, dan unsur masyarakat lainnya akan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program organisasi.

Radar Berita Indonesia

Melalui kepengurusan periode 2026–2031, Irwan berharap LKAAM Kota Padang semakin mampu menjalankan fungsi pembinaan adat, memperkuat hubungan antar lembaga, dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang berbudaya, harmonis, dan bersatu.

Susunan Pengurus LKAAM Kota Padang Periode 2026-2031

Dalam kepengurusan LKAAM Kota Padang periode 2026-2031, Irwan Basir Datuak Rajo Alam menjabat sebagai ketua. Ia didampingi Ery Iswandi Dt. Peto Muhammad sebagai Ketua Harian.

Adapun jajaran wakil ketua terdiri atas:

1. Yol Kaharuddin Dt. Sati Nan Balapiah, Wakil Ketua I.
2. Armansyah Dt. Garang, Wakil Ketua II.
3. Rustam Rajo Malin Mandaro, Wakil Ketua III.
4. Fahmi Bahar Pendeka Rajo Basa, Wakil Ketua IV.
5. Musda Firman, Wakil Ketua V.
6. Tangusli Rajo Batuah, Wakil Ketua VI.
7. Raizulmailis Dt. Rajo Nando, Wakil Ketua VII.
8. Muhammad Fautiaz Fauzi, Wakil Ketua VIII.
9. M. Nazif Malin Basa, Wakil Ketua IX.
10. Yasril Dt. Rajo Nan Sati, Wakil Ketua X.
11. Herman B. Dt. Rajo Ibrahim, Wakil Ketua XI.
12. Dasril Dt. Putiah, Wakil Ketua XII.
13. Desmon Roza Bagindo Batuah, Wakil Ketua XIII.

Sementara itu, Helfin Rajo Sampono menjabat sebagai sekretaris dan Sarbaini Dt. Rajo Alam sebagai bendahara.

BACA JUGA  Akibat Dendam Lama, Pedagang Pasar Sako Tewas Ditikam

Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru tersebut, LKAAM Kota Padang diharapkan dapat memperkuat konsolidasi internal, melestarikan adat dan budaya Minangkabau, serta membangun kerja sama yang produktif dengan Pemerintah Kota Padang dan seluruh elemen masyarakat.

Tantangan ke depan ialah memastikan bahwa komitmen yang disampaikan dalam pelantikan dapat diterjemahkan menjadi program kerja yang terukur, berkelanjutan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pelantikan ini pun menjadi awal bagi kepengurusan LKAAM Kota Padang untuk membuktikan peran strategis lembaga adat dalam menjaga nilai-nilai Minangkabau sekaligus berkontribusi terhadap kehidupan masyarakat perkotaan yang semakin beragam.

Penulisan: Dedi Prima Maha Rajo Dirajo.

Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read