Jadi Korban Penculikan, Murid SDN di Padang Selamat Usai Pukul Pelaku

274
Kali ini dugaan penculikan anak kembali terjadi Senin pada hari Senin (30/01/2023) Siang. (Poto: Wahi - Lensa Fakta).
Kali ini dugaan penculikan anak kembali terjadi Senin pada hari Senin (30/01/2023) Siang. (Poto: Wahi - Lensa Fakta).
Sumbar, Radar BI | Maraknya kasus penculikan anak menjadi ketakutan besar bagi masyarakat Kota Padang khususnya para orang tua.

Kali ini dugaan penculikan anak kembali terjadi Senin pada hari Senin (30/01/2023) Siang.

Percobaan dugaan penculikan terjadi di gurun laweh, warga digegerkan oleh beredarnya kabar dugaan penculikan yang dialami “Z” siswi SDN 14 (Gurun laweh) Kota Padang.

Dikutip dari Lensa Fakta, kronologi kejadian berawal ketika korban yang berinisial “Z” berangkat dari rumah (Ampalu) menuju sekolah SDN 14 Padang (Gurun laweh) dengan menggunakan angkutan umum.

BACA JUGA  6 Orang Tewas Dalam Kecelakaan Beruntun Tol Semarang-Solo

Peristiwa terjadi saat siswi turun dari angkutan umum korban berjalan kaki menuju sekolah yang mana diketahui jarak tempuh dari jalan raya menuju sekolahnya sekitar +-150m. Diketahui jalan sangat sepi.

Kemudian disaat korban berjalan kaki tiba-tiba keluar dua orang pemuda dari gang yg ada dijalan (Gang Tower) kemudian langsung mencegat dan menyeret korban untuk dinaikan ke motor pelaku.

Disaat yang bersamaan pelaku mengeluarkan pisau dan mengancam korban akan ditusuk jika teriak. Korban berontak sambil memukul tangan pelaku hingga pisaunya terlepas kemudian korban lari.

BACA JUGA  Ada Huruf Al-Qur'an Salah Cetak, Mahfud MD: Kemenag Diminta Untuk Menariknya Dari Pasaran

Pelaku sempat memegang tas korban tapi berhasil kabur dengan melepaskan tas tersebut. Hal ini terjadi, Senin (30/01/2023) pukul 18.20 WIB.

Saat dikonfirmasi awak media, Kepala sekolah SDN 14 Padang, Endriani S.pd mengatakan membernarkan Dee dugaan kasus penculikan dan pihak sekolah juga berencana akan melakukan penyuluhan terhadap murid atas kejadian ini.

Diwaktu yang sama juga hadir Babinkamtibnas Polsek Lubuk Begalung, Syafriandi yang langsung merespon kejadian tersebut.

Dalam hal ini, Syafriandi mengatakan meminta pihak sekolah untuk ada di lokasi rawan demi memastikan keselamatan para murid dan meminimalisir kejadian serupa dan akan menyelidiki kasus ini dan menindak lanjut, pungkasnya.

BACA JUGA  MKKS SMP Swasta Kota Padang Berikan Bimbingan Teknis Bagi Proktor dan Teknisi ANBK 2023

Selain itu, Muharman sebagai Kasi Trantib di Kelurahan Gurun Laweh yang ikut serta menanggapi kejadian tersebut dan menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berharap orang tua bisa mengantarkan anaknya hingga gerbang sekolah.

Diketahui korban “Z” selamat dari dugaan penculikan tsb atas keberaniannya berontak ketika diseret dan dipaksa. Semoga kejadian ini dapat meningkatkan kewaspadaan para orang tua.(Wahi/Mike,red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini