Beranda INFO POLRI Kabareskrim Polri: Penyidik Harus Pedomani Arahan Pimpinan

Kabareskrim Polri: Penyidik Harus Pedomani Arahan Pimpinan

Radar BI, Medan | Kabareskrim Polri, Komjen. Pol. Agus Andrianto, mengakui banyak yang tidak suka dengan kewenangan Institusi Polri, maka dari itu para penyidik harus berhati-hati melakukan penyidikan di era reformasi perkembangan teknologi informasi.

“Kalau mau aman di dalam menjalankan tugas penegakan hukum maka pedomani arahan Presiden, dan pedomani arahan Kapolri, serta pedomani arahan Kapolda,” katanya saat memberikan arahan dan evaluasi terhadap 139 penyidik Polda Sumut. Bertempat di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Jumat (17/8/2021).

Menurutnya, proses penyidikan dan penyelidikan harus mempedomani ketentuan dan arahan bijak pimpinan serta tidak melakukan gerakan tambahan.

“Apa yang tidak disukai orang dalam bidang pelayanan penegakan hukum maka jangan dilakukan guna menghindari masalah viral di media sosial kemudian lakukan hal yang disukai,” tuturnya.

Kabareskrim Polri, Komjen. Pol. Agus Andrianto.
BACA JUGA  Sepanjang 2021, Polri Tangani 69 Perkara Mafia Tanah dan Ada 61 Tersangka
BACA JUGA  Kapolri Tunjuk Komjen Agus Andrianto Jabat Kabareskrim Polri

Mantan Kapolda Sumut ini menuturkan para personel penyidik harus bersyukur karena masih berdinas di Polda Sumut, kemudian syukuri diri karena telah menjadi polisi, karena Polisi dipercayai memiliki wewenang yang cukup banyak sehingga disegani oleh berbagai instansi lain.

“Maka dari itu mari kita jaga progres dan nama baik institusi tempat bernaung. Memberikan pelayanan masyarakat berdasarkan tugas kepolisian yang didalamnya adalah penegakan hukum, restorative justice menjadi bagian dari program Kapolri untuk memberikan rasa hukum yang adil,” tuturnya.

Agus mengingatkan, kepada seluruh profesi penyidik dan penyidik pembantu untuk menjaga kewenangan penyidikan dan penyelidikan dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat. Sehingga jumlah pengaduan masyarakat (dumas) Gakkum Polri menjadi rendah.

BACA JUGA  Jelang PSU Pilkada 2021, Kabaintelkam Polri Tinjau Situasi Kamtibmas di Yalimo
BACA JUGA  Personel TNI-Polri Dikerahkan Untuk Membantu Korban Banjir di Jabodetabek

“Jangan menyerah dengan perkara yang kita tangani sehingga rekan-rekan bisa menjadi lebih obyektif. Sebagaimana kita ketahui bahwa dalam penegakan hukum azas praduga tidak bersalah menjadi salah satu Azas yang dijadikan pedoman dalam pelaksanaannya,” pintanya

Namun dalam prakteknya justru azasnya menjadi praduga bersalah karena dalan proses lidik melakukan berbagai upaya untuk menentukan ada atau tidaknya peristiwa pidana yang terjadi.

Sedangkan tindakan penyidikan yang dilakukan upayanya untuk mancari dan mengumpulkan alat bukti untuk membuat terang tindak pidana yang terjadi guna menemukan tersangka, pungkas Kabareskrim Polri.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaTerus Upayakan Percepatan Vaksinasi, Warga: Polres Fakfak Luar Biasa Pelayanan Terhadap Masyarakat
Artikel berikutnyaPeduli Kemanusiaan, Kapolda Sumut Kirim Bantuan Logistik kepada Korban Erupsi Gunung Semeru