Beranda INFO POLRI Kabareskrim Polri Tegaskan Tidak Akan Proses Laporan ICW Terkait Dugaan Gratifikasi Komjen...

Kabareskrim Polri Tegaskan Tidak Akan Proses Laporan ICW Terkait Dugaan Gratifikasi Komjen Firli Bahuri

Kabareskrim Polri
Kabareskrim Polri Komjen. Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H menyatakan akan mengembalikan berkas pelaporan Indonesia Corruption Watch (ICW) terhadap Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI) Komjen. Pol. Drs. Firli Bahuri, M.Si ke Dewas KPK. Polri tak akan memproses laporan dugaan gratifikasi Firli tersebut.

Ya, tentunya Bareskrim Polri telah memiliki pertimbangan-pertimbangan karena hal-hal yang dilaporkan sudah pernah diusut di internal daripada KPK itu sendiri.

Kami rasa Bareskrim dan Kabareskrim Polri memiliki penilaian sendiri terhadap laporan tersebut, sehingga diambil langkah-langkah sedemikian itu, ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen. Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si, Senin (7/6/2021).

BACA JUGA  Tersangka Ferdinand Hutahaean Mau Ajukan Praperadilan, Bareskrim Polri: Silakan Saja

Hanya, Karo Penmas Divisi Humas Polri enggan menjawab apakah berkas ICW itu sudah dikembali

kan oleh Bareskrim ke Dewas KPK atau belum. Menurutnya, masalah yang melibatkan Firli itu sudah diselesaikan di internal KPK.

“Pertimbangannya adalah Bareskrim menilai bahwa yang dilaporkan itu pernah diproses internal. Sudah diproses sama Dewas secara internal di KPK,” kata Brigjen. Pol. Drs. Rusdi Hartono.

BACA JUGA  Polda Banten Bergerak Cepat Bentuk Satgas Penanggulangan Mafia Tanah

Sementara itu, Brigjen. Pol. Drs. Rusdi Hartono meminta agar asas praduga tak bersalah diterapkan dalam kasus tersebut. Dia menegaskan dugaan-dugaan seperti gratifikasi hingga korupsi harus didalami secara matang.

“Lah, kalau tindakan pidana kita tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Semua harus didalami, apalagi menyangkut hal-hal yang gratifikasi atau korupsi seperti itu, perlu pendalaman. Sehingga sekali lagi hal-hal tersebut tidak serta-merta, tapi perlu pendalaman dari laporan tersebut,” jelasnya.

BACA JUGA  Ditpolairud Polda Sumsel Hadirkan Ambulance Apung Buat Jenazah Covid-19

“Dugaan pidana itu kan sekali lagi kita semua menjunjung praduga tak bersalah. Kalau toh dilaporkan segala macam, itu perlu pendalaman-pendalaman, ada atau tidak pidana terhadap laporan-laporan yang disampaikan. Jadi perlu pendalaman lagi,” tambah Brigjen. Pol. Drs. Rusdi Hartono.

Sumber: Divisi Humas Polri.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaPolda Aceh Gagalkan Penyeludupan 1 Kg Narkoba di Bandara Sultan Iskandar Muda
Artikel berikutnyaPolri: Belum Ada Saksi Melihat Keberadaan Harun Masiku