Beranda INFO POLRI Kapolda Papua: Atasi Konflik di Papua Jangan Cuma Andalkan Polri-TNI

Kapolda Papua: Atasi Konflik di Papua Jangan Cuma Andalkan Polri-TNI

Kapolda Papua Irjen. Pol. Drs. Paulus Waterpauw
Kapolda Papua Irjen. Pol. Drs. Paulus Waterpauw mengungkapkan penyelesaian berbagai konflik di Papua tak bisa lagi hanya diserahkan kepada aparat keamanan, Polri-TNI.

Kapolda Papua mengatakan, ada latar kesejahteraan yang membuat berbagai aksi kekerasan dilakukan oleh kelompok-kelompok kriminal bersenjata (KKB) di sana. Mereka itu free man, banyak yang tidak punya pekerjaan, menganggur.

Karena kondisinya demikian, menurut dia, keterlibatan kepala daerah (Bupati hingga Kepala Desa) dalam menyelesaikan konflik dan kekerasan di Papua sangat diharapkan. Sebab, pemerintah pusat sendiri sudah luar biasa dalam memberikan bantuan. Apakah dalam bentuk dana otonomi khusus maupun berbagai infrastruktur yang dibangun dalam lima tahun terakhir ini.

Itu merujuk pada perubahan yang terjadi di sejumlah daerah di Papua. Wilayah ‘Merah’ pernah disematkan untuk Kabupaten Puncak Jaya, Puncak Dilaga, Tolikara, Jayawijaya, dan Lany Jaya. Tapi sekarang tak lagi terjadi konflik dan kekerasan di sana.

Karena para bupati di sana sudah menangani (kesejahteraan warganya) dengan baik. Adapun di Intan Jaya dan Nduga, justru dalam tiga tahun terakhir kekerasan seperti tak berujung di sana, ujar Kapolda Papua, Senin (15/02/2021).

Kapolda Papua Irjen. Pol. Drs. Paulus Waterpauw mensinyalir hal itu terjadi antara lain karena sisa konflik akibat pemilihan Bupati 2017. Sementara di Nduga, yang mendapatkan dana otsus melimpah ternyata tak terlihat hasil pembangunannya di sana.

“Dua daerah ini minim sentuhan kemanusiaan dan kesejahteraan. Akibatnya kesehatan, pendidikan, tertinggal dari daerah lain. Anak-anak mudanya menjadi free man,” Pungkas Kapolda Papua.

Sumber: Humas Mabes Polri.

Facebook Comments

BACA JUGA  Polda Riau Gagalkan Peredaran 19 Kg Sabu dan 500 Butir Pil Ekstasi