Beranda INFO POLRI Polda Aceh: Perdagangan Ilegal Merkuri dan Sodium Cyanide

Polda Aceh: Perdagangan Ilegal Merkuri dan Sodium Cyanide

Merkuri
Barang bukti yang berhasil diamankan oleh Polda Aceh, Merkuri dan Sodium Cyanide.
Polda Aceh melalui Ditreskrimsus saat ini sedang melakukan penyidikan terhadap Perkara Perdagangan Merkuri dan Sodium Cyanide yang terjadi di Gampong Bangkeh, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie.

“Saat ini sudah 5 orang saksi yang kita periksa terkait kasus perdagangan Merkuri dan Sodium Cyanide,” ungkap Dirreskrimsus Kombes. Pol. Sony Sanjaya, S. I. K melalui Kabid Humas Kombes Pol Winardy, dalam keterangan pers singkatnya, Senin (5/7/2021) di Mapolda Aceh.

Winardy menyebutkan, dalam penyidikan tersebut pihaknya juga ikut memeriksa satu orang saksi ahli.

BACA JUGA  Kasus ASABRI, Kejagung Sita 8 Lapangan Golf Milik Heru Hidayat di Belitung

Ia juga menjelaskan, bahwa ada barang bukti yang telah disita dalam kasus tersebut, yaitu 30 Botol Merkuri dengan berat masing-masing 1 Kg dan 3 Kaleng Sodium Cyanide berisi 120 Kg.

Barang bukti yang berhasil diamankan oleh Polda Aceh, Merkuri dan Sodium Cyanide.

“Barang buktinya sudah diamankan, dan dalam waktu dekat akan dilakukan penetapan tersangka,” sebutnya.

BACA JUGA  Polda Aceh Tetapkan Tersangka AD Kasus Korupsi PT. KAI Rp. 6,5 M

“Untuk kasus tersebut nantinya akan diterapkan Pasal 106 Jo Psl 24 ayat (1) UU RI No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja perubahan atas UU RI No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan,” pungkas Winardy.

Sumber: Humas Polda Aceh (Syam).

Facebook Comments