Beranda INFO POLRI Polda Kalbar Grebek Pinjaman Online Ilegal di Pontianak

Polda Kalbar Grebek Pinjaman Online Ilegal di Pontianak

Pontianak – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menggerebek kantor pinjaman online (pinjol) dan mengamankan 14 orang diduga sebagai karyawan yang menjalankan bisnis ilegal tersebut di wilayah Kota Pontianak.

Ditreskrimum Polda Kalbar, Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan mengatakan penggerebekan perusahaan pinjaman online ilegal tersebut berawal dari laporan masyarakat.

Ditreskrimum Polda Kalbar menjelaskan dalam menindaklanjuti laporan masyarakat itu, maka personel polisi dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar menggerebek kantor perusahaan yang beralamat di Jalan Veteran, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan.

BACA JUGA  Pembobol Brankas PMI Lombok Barat Rp. 653 Juta Berhasil Ringkus Polda NTB
BACA JUGA  Hari Pertama Larangan Mudik di Aceh, Puluhan Kendaraan Terpaksa Putar Balik

“Kami menerima laporan dari masyarakat adanya sebuah rumah yang diduga digunakan sebagai kantor pinjaman online yang mengancam keselamatan dan telah merugikan banyak masyarakat,” terang Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan.

Perwira Menengah Polda Kalbar tersebut menuturkan Saat dilakukan penggerebekan tim terdapat para karyawan sedang melakukan pekerjaannya dan ada 14 dari perusahaan tersebut.

Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan menambahkan bahwa mereka yang ditangkap itu sebagian besar bertugas menjadi operator sekaligus Desk Collection.

BACA JUGA  Jual Ribuan Kosmetik Ilegal, Pasangan Suami Istri Ditangkap Ditreskrimsus Polda Sumsel
BACA JUGA  Hendri Septa Resmi Jabat Jadi Walikota Padang

“Beberapa barang bukti sudah kami amankan, yakni berupa 22 unit laptop, 18 unit handphone, sembilan unit CPU komputer, tujuh sim card, tiga modem dan dokumen-dokumen terkait pinjaman online tersebut,” jelas lulusan Akabri tahun 1997.

Berdasarkan pemeriksaan, perusahaan pinjaman itu memiliki 14 aplikasi yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga dinyatakan ilegal.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaPenemuan Mayat Seorang Perempuan di Tol Sedyatmo
Artikel berikutnyaPolda NTT Ringkus Komplotan Spesialis Pencuri Baterai Tower di Kupang