Beranda DAERAH Ruang Perawatan Covid-19 Penuh, Stadion Patriot Bekasi Kembali Jadi RS Darurat

Ruang Perawatan Covid-19 Penuh, Stadion Patriot Bekasi Kembali Jadi RS Darurat

Stadion
Pemkot Bekasi kembali mengoperasikan Rumah Sakit Darurat Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi. RSD ini untuk mengcover warga yang terpapar Covid-19 dan untuk menjawab penuhnya ruang perawatan dan ICU khusus Covid-19 di Bekasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati menjelaskan, RSD Stadion Patriot difungsikan kembali sejak Selasa, 15 Juni 2021 lalu, setelah keterisian ruang perawatan di rumah sakit semakin mengkhawatirkan.

”Karena kondisi lonjakan di Kota Bekasi sangat tinggi, jadi RSD Stadion Patriot kembali dioperasikan,” kata Tanti kepada wartawan Sabtu (19/06/2021).

BACA JUGA  Tsunami Covid-19 Mengganas di India, Cetak Rekor 400 Ribu Dalam Sehari

Terdapat dua zona tempat isolasi yang disediakan. Saat ini yang sudah dioperasikan adalah tempat isolasi yang terletak di Gate 13 dengan kapasitas 52 tempat tidur dengan keterisian saat ini adalah 38 pasien.

Sambil melihat perkembangan peningkatan kasus, pihaknya bersiap untuk menambah kapasitas dengan memfungsikan ruangan di zona lain.

”Kami juga siapkan di Gate 17 dengan kapasitas 50 tempat tidur, dan total tempat tidur di RSD ini sebanyak 117 tempat tidur” ujarnya.

BACA JUGA  Polisi Pastikan Jalur Tikus untuk Mudik di Jawa Timur Diawasi Ketat

Meski demikian, masyarakat yang dirawat di RSD Stadion Patriot hanya diperuntukkan bagi pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG). Selain itu, RSUD Tipe D di Bekasi Utara juga turut difungsikan.

Tanti menjelaskan, RSD Stadion Patriot didirikan guna mencegah penyebaran kasus Covid-19 pada klaster keluarga. Pasien-pasien yang tempat tinggalnya dinilai tak representatif untuk melakukan isolasi mandiri diperkenankan dirawat di sana dengan rujukan puskesmas tempat warga tinggal.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan grafik kasus Covid-19 melonjak cepat di Kota Bekasi, hingga menunjukkan garis kenaikan yang nyaris vertikal dan sangat mengkhawatirkan.

BACA JUGA  Penemuan Mayat Seorang Perempuan di Tol Sedyatmo

“Angkanya bukan lagi meningkat, tapi angkanya melonjak vertikal, bukan 45%, 15%, tapi hampir 90%,” katanya.

Berdasarkan laman resmi, corona.bekasikota.go.id, pada Sabtu (19/6), total kasus terkonfirmasi mencapai 47.723 kasus.

Rinciannya, jumlah kasus aktif sebanyak 2.197 orang, jumlah warga yang dinyatakan sembuh sebanyak 44.918 orang dan total kematian yakni sebanyak 608 jiwa.

BACA JUGA  Siap Membawa Pulang Emas, Forkopimda Jawa Timur Kirim Atlet ke Papua Untuk Berlaga di PON XX 2021

”Saya minta masyarakat terapkan protokol kesehatan dengan ketat,” tegasnya.

Sumber: Divisi Humas Polri.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaCorona Melonjak di Bangkalan, Kapolri Paparkan Langkah Pencegahan Penularan
Artikel berikutnyaMiris, Sopir Angkot Perkosa Nenek Tunanetra Usia 60 Tahun