Beranda INFO POLRI 100 Hari Kinerja Kapolri, Sebanyak 1.864 Kasus Diselesaikan Melalui Restorative Justice

100 Hari Kinerja Kapolri, Sebanyak 1.864 Kasus Diselesaikan Melalui Restorative Justice

Kinerja
Polri menyatakan ada sebanyak 1.864 kasus yang diselesaikan dengan menggunakan pendekatan Restorative Justice atau keadilan restoratif dalam 100 hari kinerja Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menjabat sebagai Kapolri.

“Sudah dilakukan sebanyak 1.864 di masing-masing Polda,” kata Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.Si. dalam konferensi pers 100 hari kinerja Kapolri, di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (17/4/2021).

Argo menjelaskan, terkait dengan keadilan restoratif, saat ini, pihaknya sedang menggodok Peraturan Kepolisian (Perpol) untuk mengatur mengenai penerapan restorative justice di Korps Bhayangkara.

BACA JUGA  Warga Bekasi Dihebohkan Dengan Potongan Tubuh Manusia, Diduga Korban Mutilasi

“Akan kami garap peraturan kepolisian berkaitan dengan penerapan keadilan restorative justice dalam penanganan tindak pidana,” ujar Argo.

Menurut Argo, pendekatan restoratif itu dilakukan terhadap beberapa kasus dan telah dilakukan di seluruh Indonesia.

BACA JUGA  Pengamanan KTT ASEAN, Kakorlantas Polri Minta Jajarannya Beri Pelayanan Terbaik

Misalnya, di Bareskrim ada kasus di Direktorat Tindak Pidana Umum, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus, ataupun Direktorat Tindak Pidana Siber yang telah diselesaikan menggunakan pendekatan restoratif.

Selain itu, terdapat juga beberapa contoh kasus lain di seluruh Indonesia yang menggunakan pendekatan yang sama. Dalam hal ini, restoratif justice membuat aparat dapat mengambil diskresi sehingga pihak pelapor ataupun yang dilaporkan berdamai.

BACA JUGA  Kabag Ops Polres Majalengka Tegaskan Masyarakat Harus Bijak Dalam Bermedia Sosial, Jangan Sampai Ada Yang Dirugikan

“Misalnya ada seperti kemarin, kasus-kasus nenek ngambil kapas. Yang bisa kami selesaikan restorative justice, itu tidak masalah,” ucap Argo.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaTersangka Peracik Petasan di Grobogan, Terancam Hukuman Mati
Artikel berikutnyaRandom Tes Antigen Pemudik Masuk Jakarta 13.675 Orang, Kakorlantas: 72 Reaktif Covid-19