Beranda INFO POLRI Kasus Korupsi Bansos, Penyuap Eks Mensos Juliari P Batubara Divonis 4 Tahun...

Kasus Korupsi Bansos, Penyuap Eks Mensos Juliari P Batubara Divonis 4 Tahun Penjara

Mensos
Majelis hakim Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis 4 tahun penjara dan denda Rp.100 juta subsider 4 bulan kurungan kepada Ardian Iskandar Maddanatja, penyuap kasus pengadaan bantuan sosial (Bansos) Covid-19.

Ardian Iskandar Maddanatja terbukti memberi suap Rp.1,95 miliar kepada mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara melalui Matheus Joko Santoso. Suap tersebut berkaitan dengan kuota bansos Corona.

“Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti secara sah bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut,” jelas hakim ketua Rianto Adam Ponto saat membacakan surat putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (5/5/2021).

BACA JUGA  Polda Banten Terus Gencarkan Program Polisi Sayang Anak Yatim

“Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa berupa pidana selama 4 tahun dan denda Rp.100 juta subider 4 bulan kurungan,” lanjutnya.

Dalam kasus ini, Ardian Iskandar Maddanatja merupakan Direktur Utama PT Tigapilar Agro Utama. Hakim menyebut Ardian memberikan uang suap pada kurun Oktober-November 2020 dengan tujuan dapat menjadi penyedia bansos sembako Corona.

BACA JUGA  Bejat, Ayah Tega Cabuli Anak Kandung Berusia 5 Tahun

“Menimbang berdasarkan fakta hukum terdakwa telah memberi uang ke saksi Juliari Peter Batubara sebagai mensos melalui Matheus Joko Santoso beberapa tahap,” ujar hakim anggota Joko Soebagyo.

Hakim menyampaikan Ardian Iskandar Maddanatja menjadi penyedia bansos karena merupakan perusahaan bawan dari Dirjen Linjamsos Kemensos Pepen Nazaruddin dan keponakannya Nuzulia Nasution.

BACA JUGA  Berikut Kronologi Truk Tabrak Santri Madrasah di Garut, 3 Orang Tewas

“Menimbang karena PT Tigapilar Agro perusahaan itu bawaan dari Nuzulia Nasution dan Pepen Nazaruddin. Menimbang bahwa pemberian sesuatu sejumlah Rp1,95 miliar dilakukan karena perusahaan terdakwa telah ditunjuk sebagai penyedia bansos,” tuturnya.

Sumber: Divisi Humas Polri.

Facebook Comments