Sabtu, Februari 24, 2024
No menu items!

20 Rumah Petak Semi Permanen Hangus Terbakar di Pademangan

Must Read
Jakarta, Radar BI | Kebakaran yang melanda 20 rumah petak semi permanen yang terletak di Jalan Kampung Muka, RT.2/RW.4, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara diduga akibat korsleting listrik. Adapun kebakaran tersebut terjadi pada Selasa (25/4/2023).

Dari video yang diterima Radar Berita Indonesia, tampak kobarann api membumbung tinggi ke langit disertai asap hitam pekat di tengah suasana malam.

Warga pun sontak berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri dari titik korban api yang berada di belakang Kantor Samsat Jakarta Utara.

BACA JUGA  Teddy Minahasa Dituntut Hukuman Mati

“Menurut informasi dari warga itu korsleting listrik, namun nanti ada penyelidikan dari kepolisian,” kata Kepala Sektor Pademangan Suku Dinas Penanggulangan dan Penyelamatan Jakarta Utara, Sugiman, saat dikonfirmasi Selasa.

Sugiman mengatakan api yang menghanguskan sedikitnya 30 rumah petakan itu berasal dari salah seorang rumah warga.

“Asal api dari salah satu rumah warga,” ucapnya.

Api dapat meluas begitu cepat, lanjut Sugiman, akibat bangunan yang terbakar terbuat dari triplek.

BACA JUGA  Kapolri Gandeng Menkeu Perbaiki Tata Kelola Ekspor Impor Untuk Cegah Korupsi

“Bangunannya sendiri rumah petak, kebanyakan dari triplek, jadi cepat merambat.”

Hingga saat ini, lanjut Sugiman, pihaknya masih melakukan pendinginan lantaran masih ada beberapa objek bangunan yang mengeluarkan asap.

Sudah padam, tinggal perlu sedikit pendinginan. Masih ada titik-titik yang mengeluarkan asap,” tutup Sugiman.

Sementara itu, Kasi Ops Damkar Jakarta Utara Abdul Wahid menjelaskan, pihak pemadam menerima informasi kebakaran sekira pukul 00.38 WIB.

BACA JUGA  Pemerintah Kucurkan Bansos Rp.24,17 Triliun, Sinyal Harga BBM dan Pangan Makin Naik?

Usai menerima informasi kebakaran itu, pihak pemadam langsung mengerahkan pasukan ke lokasi pada pukul 00.40 WIB dan mulai memadamkan api pada pukul 00.43 WIB.

“Waktu tiba pukul 00.40 WIB, mulai operasi 00.43 WIB, api dilokalisir pukul 01.50 WIB, waktu pendingin pukul 01.57 WIB, operasi selesai pukul 03.13 WIB,” kata Wahid dalam keterangannya.

Wahid menambahkan, dampak dari kebakaran tersebut 20 rumah petak ludes terbakar dan 30 Kepala Keluarga (KK) terdampak.

Adapun dugaan sementara kebakaran hebat itu dipicu oleh arus pendek listrik dari sebuah rumah kontrakan milik pedagang soto.

BACA JUGA  2 Tersangka Korupsi Dana BOS dan BOP Rp7,8 Miliar di Jakarta Barat Masih Berkantor

Meski tak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran ini, kerugian yang dialami ditaksir mencapai kurang lebih Rp 1 miliar.

Iklan

Latest News

Walikota Padang: Camat Ibarat Manusia Setengah Dewa

Sumbar, Radar BI | Wali Kota Padang Hendri Septa melantik 37 pejabat administrator (eselon III) di lingkup kerjanya. Termasuk 8...

Artikel Lain Yang Anda Suka