Radar Berita Indonesia | Polsek Cilimus menggelar kegiatan Polri Goes to School di MTS Nurul Huda yang berlokasi di Desa Timbang, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, pada hari Senin, 24 Februari 2025, pukul 11.00 WIB.
Kegiatan Polri Goes to School di MTS Nurul Huda ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memberikan penyuluhan serta edukasi tentang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kepada para pelajar, khususnya terkait dengan kenakalan remaja.
Dalam acara yang dihadiri oleh berbagai pihak ini, hadir Panit 1 Lantas Polsek Cilimus IPTU Cecep Iman Santoso, Panit 2 Lantas Polsek Cilimus AIPTU Chandra Nur, serta Unit Intelkam Polsek Cilimus.
Tak ketinggalan, Kepala MTS Nurul Huda beserta para guru dan ratusan peserta didik juga turut memeriahkan kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan ini, para anggota Polsek Cilimus memberikan edukasi penting kepada pelajar dan guru terkait masalah kenakalan remaja.
Dalam sesi penyuluhan, Polsek Cilimus menyampaikan beberapa pesan moral yang sangat penting bagi pelajar, salah satunya adalah agar generasi muda menghindari perbuatan yang melanggar hukum seperti tawuran antar pelajar, bullying, serta penggunaan narkoba.
“Remaja adalah masa pencarian jati diri, di mana tingkat emosional yang labil membutuhkan bimbingan yang tepat agar mereka dapat melakukan hal-hal positif,” ujar salah satu anggota Polsek Cilimus dalam kegiatan tersebut.
Tidak hanya itu, pihak kepolisian juga memberikan apresiasi kepada MTS Nurul Huda atas kerjasama dan kesempatan yang diberikan.
“Kami bangga karena berdasarkan data, MTS Nurul Huda tidak pernah terlibat dalam catatan pelanggaran hukum di kepolisian,” tambahnya.
Hal ini memberikan harapan bahwa kegiatan edukasi ini dapat terus memperkuat kesadaran masyarakat, khususnya pelajar, untuk menjaga lingkungan sekitar mereka.
Kegiatan Polri Goes to School kali ini mendapatkan sambutan hangat dari para guru dan siswa. Selama berlangsungnya acara, situasi berjalan aman dan terkendali.
Keberhasilan acara ini menjadi bukti bahwa pendekatan kepolisian yang humanis dan edukatif sangat dibutuhkan untuk menciptakan generasi muda yang sadar hukum dan jauh dari perilaku negatif.
Ke depan, Polri berharap dapat terus menggelar program serupa di berbagai sekolah demi mewujudkan masyarakat yang lebih aman dan tertib.


