Radar Berita Indonesia – Seorang warga Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, bernama Frangki Kogoya, diduga tewas akibat penganiayaan yang dilakukan oknum anggota TNI dari Kodim 1702/Jayawijaya. Polisi Militer Kodam (Pomdam) XVII/Cenderawasih telah mengamankan dan memeriksa intensif terduga pelaku.
Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, membenarkan informasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa Frangki Kogoya dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (11/11/2025) saat mendapat perawatan di RSUD Wamena.
“Korban Frangki Kogoya, warga Kabupaten Jayawijaya. Dari hasil visum, korban meninggal akibat luka lebam, bukan karena luka tembak,” ujar Tri Purwanto, dilansir pada hari, Sabtu (15/11/2025).
Menurutnya, Pomdam XVII/Cenderawasih di Jayapura telah mengamankan seorang oknum anggota TNI yang diduga kuat terlibat dalam penganiayaan tersebut.
Penyidik militer kini melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan motif dan kronologi lengkap kejadian.
“Proses penyelidikan sedang dilakukan. Oknum anggota yang terlibat sudah diamankan dan diperiksa secara intensif. Jika terbukti bersalah, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Tri Purwanto juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban serta mengimbau masyarakat Jayawijaya untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak akurat.
“Kami memastikan penanganan kasus ini dilakukan secara transparan. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak keluarga agar proses hukum berjalan baik, adil, dan terbuka,” imbuhnya.


