BerandaPERISTIWAKorban Tewas Longsor Banjarnegara Bertambah Jadi 3, BNPB Kerahkan 521 Personel

Korban Tewas Longsor Banjarnegara Bertambah Jadi 3, BNPB Kerahkan 521 Personel

spot_img
Radar Berita Indonesia – Korban tewas akibat tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, kembali bertambah.
Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu jenazah tambahan, sehingga total korban meninggal kini menjadi tiga orang.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa penemuan jenazah tersebut dilakukan pada Rabu (19/11) sekitar pukul 14.20 WIB.

“Dengan ditemukannya jenazah korban longsor tersebut, jumlah korban meninggal dunia kini bertambah menjadi tiga orang, sementara 25 warga lainnya masih dalam proses pencarian,” ujar Abdul Muhari dalam keterangannya, Kamis (20/11/2025).

BACA JUGA  Polisi Ungkap Kasus Pornografi, Cinta Diputus Photo Syuur Diekspose Mantan Pacar

Berdasarkan data Posko Penanganan Darurat BNPB di Desa Pandanarum, tercatat 934 jiwa atau 335 KK mengungsi. Mereka terdiri dari 454 laki-laki dan 480 perempuan.

Para pengungsi saat ini tersebar di lima lokasi, yaitu: Kantor Kecamatan Pandanarum, GOR Desa Beji, Gedung Haji Desa Pringamba, Gedung Muhammadiyah, Rumah kerabat atau saudara, 182 Rumah Rusak, Infrastruktur Terdampak.

BNPB juga mencatat 182 rumah terdampak, dengan rincian:128 unit rusak ringan, 54 unit rusak berat.

BACA JUGA  Polda Kalbar Tangkap 5 Pelaku Tambang Emas Ilegal di Bengkayang

Sejumlah infrastruktur desa turut mengalami kerusakan, antara lain: Jalan sepanjang kurang lebih 800 meter, Jaringan listrik, Saluran irigasi sepanjang 670 meter, Satu unit bangunan bending, Infrastruktur irigasi perpipaan.

Di sektor keagamaan, satu unit masjid mengalami kerusakan berat, sementara dua musala mengalami kerusakan ringan atau berstatus terancam.

Tak hanya rumah dan fasilitas umum, longsor juga berdampak pada sektor peternakan warga. Dilaporkan sebanyak 5 ekor sapi dan 125 ekor kambing hilang tertimbun material longsor atau belum ditemukan.

BACA JUGA  Wanita Cantik Tilap Ratusan Juta Janjikan Masuk Karyawan PT Ajinomoto

Hingga hari ini, operasi pencarian terhadap 25 warga yang masih hilang terus dilanjutkan.

Tim SAR gabungan mengerahkan kombinasi alat berat dan metode manual sebagai prioritas utama, menyesuaikan kondisi medan dan cuaca di lokasi bencana.

BNPB memastikan akan melanjutkan:

  • Operasi pencarian dan pertolongan
  • Pemantauan kondisi geologi di sekitar wilayah terdampak
  • Pengoperasian posko darurat
  • Dukungan layanan psikososial dan kesehatan
  • Penanganan logistik dan operasional dapur umum
  • Pendampingan pengungsi serta evaluasi harian
BACA JUGA  4 Obat Sakit Gigi Berlubang Secara Alami

Sebanyak 521 personel dilibatkan dalam operasi ini yang terdiri dari unsur BNPB, BPBD, TNI, Polri, relawan, dan instansi terkait lainnya.

BNPB mengungkap, warga terdampak yang kini berada di pengungsian masih membutuhkan berbagai bantuan dasar.

Kebutuhan mendesak tersebut meliputi: Popok balita, Perlengkapan mandi, Pakaian layak pakai, Susu dan makanan anak, Alas tidur

BNPB memastikan bantuan akan segera disalurkan dan didistribusikan kepada para pengungsi sesuai skala prioritas dan data kebutuhan di lapangan.

Google News

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read