Beranda KRIMINAL Polisi Ungkap Kasus Pornografi, Cinta Diputus Photo Syuur Diekspose Mantan Pacar

Polisi Ungkap Kasus Pornografi, Cinta Diputus Photo Syuur Diekspose Mantan Pacar

Radar BI | Satuan Reskrim Polres Tabanan telah berhasil mengungkap kasus dengan konten pornografi yang kejadiannya diketahui pada tanggal 29 Desember 2021, sesuai dengan laporan korban ke Polres Tabanan, tanggal 11 Februari 2022.

Penggungkapan kasus pornografi di release disampaikan secara resmi oleh Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra., S I.K., M.H, pada hari Selasa 08 Maret 2022 pukul 15.00 Wita di Polres Tabanan.

Dalam keterangannya Kapolres Tabanan didampingi Kasat Reskrim AKP Aji Yoga Sekar, S.I.K., menyampaikan, saat ini Sat Reskrim Polres Tabanan sedang melakukan proses penyidikan terkait dengan keberhasilan dalam pengungkapan kasus kesusilaan/konten pornografi.

BACA JUGA  Dua Pelaku Pencurian di Banyuasin Ditangkap Polisi
BACA JUGA  Korlantas Polri Bangun 152 Pos Cek Poin di Zona-Zona Merah

Dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang yang melanggar kesusilaan, ucap Kapolres Tabanan mengawali keterangannya.

Terduga yang berhasil diamankan dengan nama inisial D.K. laki, umur 23 tahun, alamat Desa Dajan Peken, Kecamatan/Kabupaten Tabanan.

Modus operandi tersangka menyebarkan foto-foto pelapor pornografi di Media Sosial Facebook, Instagram dan Whatsapp.

BACA JUGA  Tewaskan Satu Warga, Polda Banten Pastikan Ledakan di Pandeglang Bukan Terorisme
BACA JUGA  Kapolda Jateng: Tegaskan Tidak Ada Pesta Usai Pelantikan Walikota dan Bupati Besok

Motivasi terduga melakukan hal ini diduga sakit hati karena cintanya diputus oleh korban/pelapor. Sedangkan korban/pelapornya bernama dengan Inisial M.A., Perempuan, umur 19 tahun dari kawasan Kediri Tabanan.

Barang bukti terkait dengan pengungkapan dan proses Penyidikan yang berhasil amankan 1 (satu) buah Handphone Merek Xiaomi Warna Hitam, 1 (Satu) buah Handphone Merek Vivo Warna Gold dan Tangkapan layar atau Screenshot Foto.

BACA JUGA  Irwan Basir: Tugas dan Fungsi LKAAM Harus Bermanfaat Untuk Orang Banyak
BACA JUGA  Bentuk Dukungan Moril, Kapolda Aceh Bagikan Reward Kepada Personel yang Berprestasi

Lebih lanjut, Kapolres Tabanan menjelaskan kronologis kejadian bahwa berawal sekitar bulan Januari 2021, pelapor melaksanakan training sekolah di salah satu rumah makan yang berlokasi di Kecamatan Kerambitan. Saat itu Pelapor/Korban di kasi nomor telephone oleh seorang temannya dan nomor telephone tersebut adalah milik dari tersangka (D.K.).

Selanjutnya, pelapor/korban chat ke nomor telephone tersebut dan menyuruh supaya tersangka D.K. menyimpannya, Sejak itu pelapor/korban sering berkomuniasi melalui telepon dengan tersangka (D.K.) sampai akhirnya sepakat untuk pacaran sejak tanggal 16 Januari 2021.

BACA JUGA  Berkat Laporan Masyarakat Kepada Kapolda, 1 Bandar dan 2 Pengedar Narkoba Ditangkap Polisi
BACA JUGA  Imlek 2573 di Kota Medan, Wakapolda Sumut: TNI-Polri Hadir Memberikan Rasa Aman dan Nyaman Kepada Masyarakat

Setelah pacaran pelapor/korban di belikan sebuah Handphone Merk Xioami warna hitam oleh tersangka (D.K.) dan selama berpacaran, pelapor dan tersangka (D.K.) sering melakukan hubungan intim ( layaknya suami istri ).

Selama 11 (sebelas) bulan berpacaran, pelapor mulai merasa tidak nyaman dengan tersangka (D.K.) dikarenakan tersangka (D.K.) terlalu cemburuan dan sering bertengkar, karena hal tersebut, akhinya pelapor memutuskan hubungan dengan tersangka (D.K.).

BACA JUGA  Polda Metro Jaya Buru Pemasok Sabu ke Mantan Mucikari Artis Robby Abbas
BACA JUGA  Polda Sumsel Musnahkan 3,5 Kg Sabu dan 87 Butir Pil Ekstasi Asal Aceh

Setelah pacaran putus tersangka (D.K.) meminta kembali Handphone yang pernah diberikannya dan pelapor/korban mengembalikannya namun korban lupa menghapus semua akun media sosial pelapor yang ada di Handphone tersebut.

Pada tanggal 29 Desember 2021 sekitar pukul 10.00 wita, sewaktu Korban sedang sekolah/ di kelas, Korban di beritahu oleh temannya yang bernama D.A, bahwa ada foto-foto korban dengan fose telanjang terposting di akun atas nama Korban yaitu di status dan foto profile Whatsapp, juga di posting di Instagram dan di gunakan sebagai Profile.

BACA JUGA  Bentuk Dukungan Moril, Kapolda Aceh Bagikan Reward Kepada Personel yang Berprestasi
BACA JUGA  Polda Sumsel Musnahkan 3,5 Kg Sabu dan 87 Butir Pil Ekstasi Asal Aceh

Kemudian malamnya pukul 22.00 wita, ketika pelapor sedang di rumah pelapor. Korban diberitahu oleh Bibinya yang bernama Y.A adanya postingan foto Korban yang melanggar kesusilaan di Facebook dan Instagram dengan menggunakan akun atas nama Korban.

Dengan adanya postingan tersebut di atas, akhirnya Bibi pelapor sempat menghubungi tersangka (D.K.) untuk menanyakan maksud dari postingan tersebut serta menyuruh untuk menghapusnya serta mengacam akan melaporkan ke polisi.

BACA JUGA  Berkat Laporan Masyarakat Kepada Kapolda, 1 Bandar dan 2 Pengedar Narkoba Ditangkap Polisi
BACA JUGA  Korlantas Polri Bangun 152 Pos Cek Poin di Zona-Zona Merah

Namun tersangka (D.K.) hanya menjawab terserah, terserah, namun tetap memposting foto – foto korban dengan fose telanjang.

Selanjutnya keluarga korban dan Kelian Dinas Banjar di tempat tinggal terduga mendatangi rumah tersangka (D.K) dengan tujuan untuk menyuruh orang tua dari tersangka (D.K) supaya memberitahukan tersangka (D.K) agar menghapus semua foto-foto telanjang korban yang telah diposting di Media Sosial.

Kronologi penangkapan/pengungkapan, pada hari Sabtu tanggal 5 Maret 2022, pukul 16.00 wita, Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Tabanan telah melakukan penangkapan terhadap terduga (D.K) dirumahnya di Desa Dajan Peken, Kecamatan/Kabupaten Tabanan, selanjutnya dibawa ke Polres Tabanan guna penyidikan lebih lanjut.

BACA JUGA  Dua Pelaku Pencurian di Banyuasin Ditangkap Polisi
BACA JUGA  Polda Metro Jaya Buru Pemasok Sabu ke Mantan Mucikari Artis Robby Abbas

Untuk memudahkan Proses penyidikan Tersangka ditahan di Rutan Polres Tabanan, Kasusnya dalam proses Penyidikan.

Terduga terancam Pasal 45 Yo Pasal 27 Ayat (1) Atau Pasal 46 Yo Pasal 30 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik

Sumber: Divisi Humas Polri.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaBareskrim Polri Tetapkan Crazy Rich Bandung Doni Salmanan Tersangka Dugaan Kasus Quotex
Artikel berikutnya3 Wartawan Dianiaya, Berikut Ini Kesaksian Warga Desa Waluya